#KONFLIKGAJAH

Parosil Minta Bantuan ke Kementerian dan DPR RI untuk Atasi Konflik Gajah

( kata)
Parosil Minta Bantuan ke Kementerian dan DPR RI untuk Atasi Konflik Gajah
Bupati Lambar Parosil Mabsus undang Forkopimda bahas soal solusi penanganan konflik gajah dengan manusia. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Untuk mengatasi konflik gajah dan manusia yang terus terjadi secara berkepanjangan di Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus akhirnya mengundang seluruh Forkopimda untuk mencari solusi serta meminta bantuan penanganan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI.

Selain akan menyurati Kementerian LHK, Parosil juga menghubungi Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin, untuk menyampaikan seperti apa solusi konflik tersebut.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Pemkab Lambar, Mazdan Bakri, menjelaskan bupati telah mengundang Forkopimda dan pihak terkait pada Senin sore lalu. Kemudian bersama Forkopimda dan TNBBS wilayah II Liwa serta Dinas Kehutanan Lampung melalui KPH Liwa dan Komisi II DPRD Lambar, itu telah dilakukan rapat menyikapi masalah itu.

Baca juga: Kawanan Gajah Kembali Rusak Rumah Warga Lampung Barat

Hasil rapat tersebut yaitu akan menyampaikan surat kepada Kementerian LHK perihal permintaan bantuan penanganan penyelesaian konflik gajah dan manusia di dua kecamatan itu. Salah satu poin yang dihasilkan dalam rapat Forkopimda yakni pemerintah daerah akan meminta bantuan kepada Kementerian LHK tentang penanganannya.

"Intinya akan menyampaikan surat untuk meminta penanganan kepada Kementerian LHK terkait konflik gajah dan manusia itu dulu. Kalau seperti apa bentuk penangananya itu belum dibahas karena masih menunggu dari kementeriannya," kata Mazdan.

Baca juga: 49 Rumah Petani di Suoh Dirusak Gajah

Selain akan menyurati Kementerian LHK itu, bupati juga telah menghubungi Komisi IV DPR RI untuk meminta bantuan melalui ketua komisi IV, Sudin, untuk memfasilitasi dan mendorong penyelesaian konflik gajah itu.

Hasil koordinasi itu, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin menyampaikan kesiapannya yaitu akan datang ke Lambar untuk bertemu dengan Forkopimda, pihak terkait, aparat kecamatan dan pekon dari dua kecamatan serta tokoh masyarakat yang konflik dengan gajah. Pertemuan itu akan dipusatkan di gedung sekolah kopi di Kecamatan Way Tenong pada Jumat, 17 September 2021.

"Hari Jumat ini, pak Sudin dijadwalkan akan datang bertemu dengan Forkopimda dan tokoh masyarakat serta aparat pemerintah kecamatan dan pekon terkait soal konflik gajah ini,” ujarnya.

Mazdan menambahkan, konflik gajah dan manusia yang terus menerus terjadi di dua kecamatan itu telah menimbulkan banyak kerugian. Bahkan, telah menghambat aktivitas masyarakat. Karena itu jika tidak segera dicarikan solusinya maka konflik itu akan berdampak kepada ekonomi masyarakat.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar