pilkadaKPUAPK

Panwascam Pertanyakan APK yang Difasilitasi KPU

( kata)
Panwascam Pertanyakan APK yang Difasilitasi KPU
Foto. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah Panitia Pengawas Kecamatan (panwascam) mempertanyakan Alat Peraga Kampanye (APK) yang sebelumnya telah difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung.

Pasalnya sebagian besar panwascam cukup bingung dengan APK yang bertebaran saat ini, sedangkan tindakan penertiban APK langgar zona harus diterapkan.

"Kami semua yang di lapangan ini bingung lah, yang mana APK dari KPU mana yang bukan. Sedangkan laporan dari masyarakat sudah banyak yang masuk dan semua ke Panwascam di masing-masing Kecamatan," ujar salah seorang Panwascam yang tidak ingin disebutkan namanya, Senin 9 November 2020.

Pihaknya atas nama seluruh Panwascam mempertanyakan kejelasan terhadap APK, sebab sampai dengan saat ini dari pihak Bawaslu maupun KPU belum memberikan secara detail mengenai desain dan ukuran APK yang di fasilitasi tersebut.

"Sampai sekarang pun kita tidak tahu mana yang dari KPU atau bukan, karena dari awal juga kami (Panwascam) tidak di berikan secara rinci soal ukuran dan desain APK itu dan dari awal kita hanya di berikan data zona pemasangan APK saja," ungkapnya.

"Kita bingung menertibkan APK karena ukuran sampai desainnya pun tidak prnah ditembuskn ke panwascam," lanjutnya.

Perihal desain dan ukuran APK, Ketua KPU Kota Bandar Lampung Dedy Triyadi menerangkan bahwa terkait dengan desain dan ukuran APK telah di tentukan dan di serahkan kepada masing-masing Laisson Officer (LO) saat itu.

"Dari KPU yang kita fasilitasi yaitu billboard berbayar 4x8 itu ada 3 titik di tugu raden intan rajabasa, depan Ramayana, ketiga di lungsir. Sementara APK yang kita produksi dan berikan kepada paslon untuk di pasang, itu adalah baliho ukuran 3x5 sebanyak 5 buah, lokasi pemasangan sesuai zonasi kampanye. Selain itu tidak ada yang kita berikan karena memang paslon bisa memproduksi APK, baliho dan billboard itu 200 persen dari yang di fasilitasi oleh KPU, itu sebelumnya sudah di serah terima kepada LO masing-masing calon dan di saksikan oleh Bawaslu Kota," jelas Dedy.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Chandrawansah mengatakan bahwa mengenai desain dan ukuran APK dari KPU tersebut telah di sampaikan ke seluruh Panwascam. "Sudah kita sampaikan dan di dalam PKPU sudah kita rakor kan juga, panwas mana yang ini mungkin personal tidak ikut rakor," kata dia.

Perihal penertiban APK, pihaknya akan membahas hal ini lebih lanjut di Gakkumdu. "Besok akan kita bahas di Gakkumdu, terkait dengan desain apakah itu punya KPU atau bukan nanti kita akan sampaikan juga di rapat dengan Gakkumdu. Ya mangkanya saya belum mau ini, di bahas di Gakkumdu aja," pungkasnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar