#Tes#CPNSD#LampungTimur

Panitia Tes CPNS Seleksi Ketat Peserta

( kata)
Panitia Tes CPNS Seleksi Ketat Peserta
Untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan, peserta test CAT SKD CPNS 2018 DI Wisma Haji Kota Metro harus menitipkan seluruh barang bawaan dan dipwriksa dengan alat scaner sebelu memasuki raung ujian, Jumat (26/10/2018). (Lampost/Joni Hartawan Jaya)

METRO (lampost.co) -- Untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan, Panitia Seleksi Penerimaan CPNS 2018 yang bertugas di zona II Wisma Haji Al Khairiyah Kota Metro, Jumat (26/10/2018) berlakukan penyeleksian ketat bagi peserta test CAT SKD yang akan memasuki ruangan untuk mengikuti ujian.

Standard ketat sesuai dengan ketentuan Panselnas Penerimaan CPNS 2018 tersebut yaitu, para peserta hanya memasuki ruang ujian dengan membawa E KTP dan Kartu Tanda Peserta Ujian. Sementara seluruh barang milik peserta seperti, tas, dompet, ikat pinggang,  hingga perhiasan (cincin, kalung, gelang dan anting-anting), kunci  kontak kendaraan bermotor, alat tulis, dan lain-lain, harus dititipkan pada loker penitipan barang yang  sudah disediakan.

Kemudian selain seluruh barang dititipkan, saat akan memasuki ruangan ujian,  para peserta juga harus discaner dengan alat pendeteksi logam yang memang sudah disiapkan oleh panitia.

Pemantauan lampost.co di lokasi test CAT SKD di zona II Wisma Haji Al Khairiyah, Kota Metro, Jumat (26/10/2018), peserta yang mengikuti test seleksi hari pertama tersebut berasal dari Kabupaten Mesuji.

Ratusan peserta dengan pakaian seragam atas warna putih dan bawah warna hitam itu sudah datang  ke lokasi test sejak pagi sekali. Setelah beberpa jam menunggu, sekitar pukul 8.30 para peserta melakukan registrasi ke meja panita. Setelah melakukan registrasi mereka kemudian menuju ke loker penitipan barang yang sudah disediakan untuk menitipkan berbagai barang yang mereka bawa.

Setelah menitipkan barang – barang tersebut, para peserta kemudian mengikuti tutorial atau panduan cara mengerjakan soal test CAT SKD yang disajikan panitia melalui dua layar monitor di dalam tarub di halaman gedung Wisma Haji Al Kahiriyah Kota Metro.

Setelah mengikuti tutorial atau panduan tersebut para peserta kemudian mendapatkan pengarahan dari Kepala BKD Kabupaten Mesuji, yang juga sekaligus mengingatkan agar peserta mematuhi semua ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan test CAT SKD. Sebab jika tidak mematuhi ketentuan tersebut peserta bisa digugurkan oleh panitia.

Setelah pengarahan yang ditambah dengan doa bersama selesai, peserta sekitar pukul 9.30 mulai measuki ruang ujian di aula lantai 1 GedunG Wisma Haji  Al Khairiyah Kota Metro. Saat akan memasuki  pintu ruang ujian, selain menunjukkan bukti kartu tanda peserta dan E KTP, peserta juga harus melalui  pemeriksaan dengan alat scaner atau pemindai logam yang  dipegang petugas.

Salah seorang petugas dari BKN yang tidak menyebutkan namanya, kepada lampost.co, Jumat (26/10/2018) secara singkat menjelaskan, standard ketat yang diberlakukan bagi peserta itu merupakan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Panselnas Penerimaan CPNS 2018. Hal itu dilakukan bukan untuk mempersulit peserta ujian seleksi CAT SKD tersebut, tetapi bertujuan untuk mengantisipasi segala bentuk kecurangan  yang mungkin saja terjadi dalam pelaksanaan test CAT SKD tersebut. “Jadi Panselnas memang memberlakukan standard ketat bagi peserta yang akan memasuki ruang  ujian. Merekammasuk ruang ujian hanya membawa kartu tanda peserta dan KTP saja. Hal itu dilakukan bukan untuk mempersulit peserta tetapi bertujuan untuk mengantisipasi kecurangan yang mungkin saja bisa terjadi dalam pelaksanaan test CAT SKD tersebut,” katanya.

 

 

Joni Hartawan Jaya

Berita Terkait

Komentar