#pilkati#tiyuh#tubaba

Panitia Pilkati di Tubaba Disubsidi Rp45 Juta

( kata)
Panitia Pilkati di Tubaba Disubsidi Rp45 Juta
Foto : Dok Lampost.co

Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) menyiapkan anggaran sebesar Rp45 juta pertiyuh. Dana tersebut digunakan untuk pelaksanaan pemilihan kepala Tiyuh (Pilkati) serentak di lima tiyuh di Tubaba pada 19 Mei 2020 mendatang.

Kepala bagian tata pemerintahan kabupaten Tubaba, Mansyur Yusuf berharap, subsidi bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) ini, dapat digunakan oleh panitia Pilkati untuk membiayai seluruh tahapan Pilkati hingga selesai di tingkat Tiyuh masing-masing.

"Dana tersebut sesuai mekanismenya akan ditransfer ke masing-masing rekening tiyuh, dan diberikan ke panitia, apabila nantinya terdapat kekurangan dari Rp 45 itu kita perkenankan untuk mengambil dana dari pihak ketiga yang tidak mengikat, tetapi dari hitungan kami nilai Rp 45 itu insyaallah sudah mencukupi," Kata Mansyur selaku sekertaris Pilkati tingkat kabupaten tersebut, Senin, 10 Februari 2020.

Nilai itu naik dari anggaran Pilkati tahun sebelumnya Rp37 juta. Maka diharapkan dapat digunakan semaksimal mungkin untuk menunjang kelancaran Pilkati seperti pengadaan logistik Pilkati dan lainnya

"Rp45 itu tidak termasuk akomodasi, kendaraan transportasi panitia, tetapi untuk hal hal lainnya seperti untuk cetak suara insyaallah sudah tercover dari dana tersebut," ujar mantan kepala bagian kesejahteraan masyarakat Pemkab Tubaba ini.

Sementara itu, kepada pendaftar calon kepala Tiyuh tidak di bebankan biaya pencalonan sepeserpun diluar kebutuhan administrasi diri sendiri seperti foto copy dan legalisir ijazah dan lainnya.

Kebijakan penganggaran pelaksanaan Pilkati tersebut merujuk pada peraturan bupati Tubaba nomor B/301/I.01/HK/Tubaba. Yang ditetapkan pada tanggal 20 Desember 2019.

Dalam surat keputusan itu juga di sebutkan secara rinci tahapan Pilkati yang akan diikuti oleh lima Tiyuh yakni Tiyuh Panaragan, Tiyuh Penumangan baru Tiyuh Mulya kencana, Tiyuh Gunung katun Tanjungan dan Tiyuh Bangun Jaya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar