#alprinse#adat#lampung#kepaksian

Pangeran Alprinse Syah Pernong Hadiri Pengukuhan Karaeng Turikale ke-8 di Maros

( kata)
Pangeran Alprinse Syah Pernong Hadiri Pengukuhan Karaeng Turikale ke-8 di Maros
Foto dok


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Lembaga Adat Kekaraengan Turikale menghelat acara penobatan Karaeng Turikale ke VIII, Kamis, 5 September di Gedung Serbaguna Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

 

 Karaeng Turikale ke VII yang dinobatkan adalah Brigjen Pol Andi Achmad Aflus Mapparessa bin Haji Andi Mapparessa Daeng Sitaba bin La Palaguna Daeng Marowa bin I Sanrima Daeng Parukka sebagai Karaeng Turikale ke-8. Acara dihadiri beberapa raja dan sultan se-nusantara, salah satunya Pangeran Alprinse Syah Pernong, putera mahkota Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung.

 

Pangeran Alprinse mewakili akan--ayahnya SPDB Pangeran Edward Syah Pernong, Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23. Sang Pangeran dikawal langsung Panglima Elang Berantai, Muli Mekhanai Paksi dan Humas Sekala Brak Kepaksian Pernong.

 

Pangeran Alprinse dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa bangga terhadap adat istiadat dengan prosesi kebesaran adat Turikale yang berlangsung. Disamping itu juga ia mengajak seluruh tamu undangan yang hadir untuk terus menjaga NKRI dan memperkokoh Kebhinekaan menguatkan persatuan dan kesatuan sesama masyarakat.

 

"Ucapan terimakasih saya sampaikan kepada Bapak Gubernur, Wakapolda Sulsel, Bapak Bupati para pejabat pemerintah serta YM Para Raja dan Sultan se-nusantara yang hadir dalam acara ini wabilkhusus kepada ayahanda saya Brigjen Pol Andi Achmad Aflus Mapparessa yang baru saja dikukuhkan sebagai Karaeng Turikale ke VIII," kata Pangeran Alprinse, kemarin, 4 September 2019.

 

Dalam kesempatan ini juga, Pangeran mengajak semua, khususnya ayahanda saya yang baru saja dikokohkan agar terus menjaga NKRI. Juga memperkokoh kebhinekaan dan memperkuat persatuan dan kesatuan antar masyarakat. Hal itu demi tegak berdirinya bangsa Indonesia kedepan lebih bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ungkap Pangeran Alprinse Syah Pernong yang mengundang tepuk tangan para tamu undangan.

 

Selain itu, turut hadir delapan bangsawan luar negeri yang juga akan menyaksikan prosesi penobatan ini, diantaranya dari Amerika Serikat, Meksiko dan Malaysia.

Prosesi adat penobatan raja yang merupakan warisan kekayaan khas Turikale itu juga menampilkan tradisi Mala Lise 'Tana Menroja, Cemme Majeng, Lekka wae Loppo, Pasolokereng Lawolo, Ripasessu ri Menrawe, Ripallejja Tana Menroja yang ada didaerah setempat.

Mustaan Basran







Berita Terkait



Komentar