#LAMPUNG#LAMPUNGSELATAN

Pandemi, Pernikahan di Lamsel Berjalan Normal

( kata)
Pandemi, Pernikahan di Lamsel Berjalan Normal
Ilustrasi: Pixabay.com


Kalianda (Lampost.co) -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Selatan menyatakan di tengah masa pandemi covid-19, pernikahan di Lamsel tetap berjalan normal. Meski demikian, diberlakukan pembatasan jumlah yang hadir dalam prosesi nikah baik nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) maupun di rumah orang tua mempelai.

Kepala Kemenag Lampung Selatan, Ashari, mengungkapkan selain pembatasan jumlah yamg hadir dalam proses pernikahan (Perkawinan,red), pihaknya juga meminta kepada masyarakat yang melaksanakan pernikahan dan resepsi perkawinan harus mematuhi protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, mengurangi kerumunan dan mengurangi mobilitas (5 M).

"Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona,"katanya.

Kepala Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Lampung Selatan, Jamhuri, mengatakan selama pandemi covid-19 (tahun 2020-awal 2021) jumlah angka pernikahan yang tercatat di kantor Kementerian Agama Lamsel mencapai 10 ribu lebih.

Dia  menjelaskan, sepanjang tahun 2020 angka resepsi akad nikah yang tercatat seluruh KUA kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan mencapai 9.000 lebih. Sedangkan, pada priode Januari 2021 ini tercatat sebanyak 1.001 perkawinan.

"Biasa-biasa saja kalau untuk akad nikah. Tidak begitu berdampak atau mengubah niatan masyarakat yang ingin menikah walau di tengah pandemi virus korona," ujarnya. 

Dia  pun menyampaikan, daerah-daerah yang paling dominan menggelar perkawinan yakni Natar, Jatiagung, Sidomulyo dan Katibung.

"Yang tertinggi melaksanakan pernikahan yakni di Kecamatan Natar. Dalam 1 bulan bisa tercatat 100 pernikahan. Bahkan, pada musim lebaran haji (Idul Adha, red) di Kecamatan Natar bisa mencapai 200 acara pernikahan,"katanya. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar