#vokasi#bpjamsostek#ekbis#phk

Pandemi Covid-19 Tak Jadi Penghalang Kegiatan Vokasi BPJamsostek Lamteng

( kata)
Pandemi Covid-19 Tak Jadi Penghalang Kegiatan Vokasi BPJamsostek Lamteng
Vokasi pekerja dilakukan secara virtual oleh BPJamsostek Lamteng. Foto: Dok

Gunung Sugih (Lampost.co): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamasostek) Lampung Tengah kembali membuka kelas vokasi bagi para pekerja di tengah pandemi Covid-19.

Pada tahun sebelumnya kegiatan vokasi telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Pada tahun ini BPJamsostek Lampung Tengah kembali menggelar kelas vokasi. yang berbeda dari tahun sebelumnya yakni kelas pelatihan tersebut dilaksanakan secara online.

Mengingat pandemi korona yang sedang berlangsung tidak menghalangi niat BPJamsostek untuk membuka kelas vokasi tersebut guna memberikan manfaat lebih kepada para pekerja.

Darwati selaku Kepala Kantor BPJamsostek Lampung Tengah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut harus tetap berjalan dan para peserta yang merupakan para pekerja yang telah kehilangan pekerjaan disebabkan oleh kontrak telah habis atau karena kebijakan perusahaan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja karena pandemi. Pada kesempatan kali ini BPJamsostek menggandeng LP3I sebagai mitra dalam menjalankan kegiatan vokasi tersebut.

“Kegiatan vokasi ini harus tetap kita jalankan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Jadi pada kesempatan kali ini kelas pelatihan vokasi ini kita laukan dengan cara online sehingga para peserta bisa melakukan pembelajaran tanpa tatap muka langsung. Dan kelas yang sudah berjalan adalah pelatihan computer for office atau pelatihan computer untuk perkantoran, dan masih terdapat beberapa kelas lagi yang akan kita laksanakan,” ujar Darwati melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 11 Juni 2020.

Dia mengatakan pembukaan kelas pertama tersebut juga berlangsung secara online yang diikuti oleh para peserta, pimpinan LP3I, dan BPJamsostek Lampung Tengah. Persyaratan untuk menjadi peserta kegiatan vokasi tersebut adalah merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal 2 tahun, sudah berhenti bekerja karena berakhirnya kontrak atau kejadian tertentu dalam kurun waktu 1 bulan dan maksimal 2 tahun dan maksimal usia 40 tahun.

“Kelas yang kita buka dengan LP3I sudah kita lakukan survey sebelumnya dengan memberikan link minat pelatihan yang kita kirimkan ke perusahaan-perusahaan guna mengetahui minat para pekerja. Sehingga kita buka kelas sesuai kebutuhan para pekerja tersebut. Nantinya para pekerja akan memperoleh serifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) setelah melaksanakan kegiatan pelatihan guna mnedukung para peserta nantinya untuk mencari pekerjaan atau membuka lapangan pekerjaan sehingga dapat mendukung perekonomian para peserta tersebut,” tutup Darwati.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar