pilkadaPANMetro

PAN Belum Tentukan Dukungan di Metro

( kata)
PAN Belum Tentukan Dukungan di Metro
FOTO: Ketua DPW PAN Provinsi Lampung, Irham Djafar Lan Putra di Sekretariat DPW PAN Provinsi Lampung, Jalan Way Sekampung, Pahoman, Kamis, 3 September 2020. Lampost/Triyadi Isworo

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) masih belum menentukan arah dukungan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Pilkada Metro.

Ketua DPW PAN Provinsi Lampung, Irham Djafar Lan Putra mengatakan bahwa untuk Pilkada Metro belum menghasilkan keputusan karena masih melakukan kajian mendalam.

"Untuk Pilkada Metro belum putus. Ini ada tarik ulur seperti main layang-layang. Kalau nanti beradu maka akan ada yang putus. Kita lihat saja siapa nanti hasilnya. Keputusan ada diranah kewenangan DPP PAN. Kita tunggu saja hasil DPP," kata Irham di Sekretariat DPW PAN Provinsi Lampung, Jalan Way Sekampung, Pahoman, Kamis, 3 September 2020. 

Di Metro, PAN mempunyai 2 kursi parlemen. Sebelumnya DPP PAN sudah mengeluarkan surat rekomendasi nama calon di pilkada Nomor: 48/PILKADA/VI/2020 tertanggal 16 Juni 2020 yang ditandatangani oleh Tim Pilkada Pusat DPP PAN Asman Abnur dan Viva Yoga Mauladi menyetujui dan merekomendasikan Irfan Nuranda Djafar sebagai Calon Wali Kota Metro.

Djohan - Ida Jaya mendapatkan restu Partai Demokrat (3 kursi), butuh 2 kursi lagi untuk melengkapi kursi sebagai syarat mencalonkan diri di KPU. Syarat dukungan minimal 20% dari 25 kursi DPRD Kota Metro yakni 5 kursi. 

Di Pilkada Kota Metro sudah ada pasangan dijalur perseorangan yakni Wahdi-Qomaru Zaman. Kemudian di jalur partai politik ada Ampian Bustami - Rudy Santoso dari Partai Golkar (6 kursi) dan PKB (2 kursi), Anna Morinda - Frits Akhmad Nuzir dari PDI Perjuangan (5 kursi) serta Ahmad Mufti Salim - Saleh Chandra dari PKS (4 kursi) dan NasDem (3 kursi). 

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar