#pilkada#pilkadametro#pan

PAN Akhirnya Dukung Ampian-Rudy di Pilkada Metro

( kata)
PAN Akhirnya Dukung Ampian-Rudy di Pilkada Metro
Ilustrasi.Dok.Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya memberi dukungannya kepada Ampian Bustomi-Rudy Santoso sabagai bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Metro, 9 Desember 2020. 

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Irfan Nuranda Djafar membenarkan adanya dukungan partainya untuk pasangan Ampian Bustomi-Rudy Santoso di Pilkada Kota Metro setelah melalui pembahasan yang panjang. Dengan begitu koalisi Pilkada di Kota Metro sama seperti koalisi ketika Pilgub Lampung Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim yang diusung Partai Golkar, PKB, dan PAN.

"PAN mendukung Ampian-Rudy. Besok rekomendasi akan diserahkan. Ini OTW (on the way) menuju Lampung," kata Irfan kepada Lampost.co, Kamis, 3 September 2020.

Hal sama juga disampaikan Ketua DPW PAN Lampung, Irham Djafar Lan Putra. Ia mengatakan meskipun sebelumnya diibaratkan seperti layangan ditarik ulur, kini sudah putus dan dimenangkan Ampian Bustomi-Rudy Santoso. "Kepada Ampian-Rudi dukungannya. Insya Allah, besok, Jumat, pukul 14.00 di Rumah PAN Pahoman penyerahan rekomnya," katanya.

Berita terkait: PAN Belum Tentukan Dukungan di Metro

Di Metro, PAN mempunyai dua kursi parlemen. Sebelumnya DPP PAN sudah mengeluarkan surat rekomendasi nama calon di Pilkada Nomor: 48/PILKADA/VI/2020 tertanggal 16 Juni 2020 yang ditandatangani Tim Pilkada Pusat DPP PAN Asman Abnur dan Viva Yoga Mauladi menyetujui dan merekomendasikan Irfan Nuranda Djafar sebagai calon wali kota Metro.

Dengan begitu, saat ini pasangan calon di Pilkada Metro yang siap bertarung meliputi Ampian Bustomi-Rudi Santoso dari Partai Golkar (enam kursi), PKB (dua kursi), dan PAN (dua kursi). Lalu Anna Morinda-Frits Akhmad Nuzir telah mendapatkan PDI Perjuangan (lima kursi) dan Partai Demokrat (tiga kursi). Kemudian Ahmad Mufti Salim-Saleh Candra dari PKS (empat kursi) dan NasDem (tiga kursi). Serta pasangan dari jalur perseorangan Wahdi-Qomaru Zaman.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar