#beritalampung#beritalampungterkini#tender#proyek#lelang

Paket Proyek di Pemkab Lambar yang Sudah Selesai Tender Ratusan

( kata)
Paket Proyek di Pemkab Lambar yang Sudah Selesai Tender Ratusan
Ilustrasi. Dok


Liwa (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat hingga kini telah selesai melaksanakan proses lelang secara elektronik terhadap 99 paket kegiatan APBD tahun anggaran 2022 senilai Rp67,326 miliar. Adapun total jumlah paket kegiatan yang tersebar di OPD yang telah dilaporkan 505 paket dengan nilai kontrak Rp100,807 miliar.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Lambar Hotmuda Simarmata, Rabu, 16 November 2022, menjelaskan selain 99 paket proyek yang telah selesai proses lelang elektronik, ada 31 paket melalui e-purchasing yang telah selesai proses lelang dengan nilai Rp4,518 miliar. Kemudian kegiatan penunjukan langsung tiga paket juga telah selesai proses dengan anggaran Rp476 juta. 

Baca juga: Pemprov Lampung Catat 440 Paket Tender Telah Tercatat di SPSE 

“Sedangkan 372 paket kegiatan pengadaan langsung senilai Rp28 miliar dengan 367 paket di antaranya telah selesai proses tender. Sisanya yaitu lima paket lagi masih dalam proses,” ujarnya.

Dia menjelaskan total jumlah paket kegiatan yang tersebar di OPD yang telah dilaporkan kepada pihaknya yaitu 505 paket dengan nilai kontrak Rp100,807 miliar. Perinciannya 500 paket prosesnya telah selesai dan lima paket masih dalam proses. Ke-99 paket yang telah selesai diproses tender itu tersebar di sejumlah OPD, antara lain Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan. Kemudian di Sekretariat Daerah, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

Menurut dia, ke-99 paket yang telah diproses tender itu meliputi pengadaan barang, jasa konstruksi empat paket, pekerjaan konstruksi, dan jasa lainnya.

“Kami berharap untuk pengadaan agar para OPD dapat segera berkoordinasi dengan Bagian Pengadaan Barang/Jasa untuk proses pengadaan. Kemudian OPD yang melakukan pengadaan langsung melalui penyedia juga diharapkan dapat melaporkan hasil pengadaan langsung tersebut kepada Bagian Pengadaan Barang/Jasa sehingga pihaknya dapat mengetahui kegiatan apa saja dan sejauh mana proses kegiatan dan tindak lanjutnya tersebut,” ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar