#lampungselatan

Padi Roboh di Lamsel, Produksi Panen Merosot

( kata)
Padi Roboh di Lamsel, Produksi Panen Merosot
Petani di Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, mengikat padi yang roboh, Jumat (27/5/2022). Padi yang siap panen tersebut roboh akibat hujan disertai angin kencang. (Lampost.co/Armansyah)


Kalianda (Lampost.co) -- Akibat roboh diterjang angin kencang, hasil panen padi di Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, merosot. Padi yang roboh rata-rata menghasilkan produksi panen berkisar 1,2 - 1,4 ton per seperempat hektare.


Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, biasanya bila tanaman padi tidak roboh, petani setempat mampu menghasilkan produksi panen mencapai 2 ton per seperempat hektare.

Ketua Gapoktan Bali Jaya, Desa Baliagung, Dewa Aji Tastrawan mengatakan padi yang roboh berdampak dengan hasil panen pada musim rendeng tahun ini. Rata-rata hasil produksi panen merosot berkisar 40-50 persen.

"Hasil panen sekarang banyak yang merosot, Mas. Soalnya banyak tanaman padi yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang beberapa hari yang lalu," kata dia, Jumat 3 Juni 2022.

Dewa melanjutkan padi yang roboh di desa setempat mayoritas telah memasuki masa panen. Adapun luas tanaman padi itu mencapai 35 hektare bila dikumpulkan.

"Kalau dikumpulkan semua tanaman padi yang roboh ada sekitar 35 hektare. Hampir semua tanaman sudah memasuki masa panen. Tentu ini mempengaruhi hasil panen," ujarnya.

Baca juga: Angin Kencang Rusak 15 Hektare Padi Siap Panen di Lamsel

Dewa juga menjelaskan ia bersama petani setempat berharap Pemkab Lamsel memberikan bantuan benih bibit padi. Sebab, petani setempat telah mengusulkan bantuan benih lantaran kebanjiran.

"Kami berharap saat ini bantuan benih segera direalisasikan. Soalnya, kami sudah berkali-kali setor data usulan padi yang terdampak banjir. Kalau bisa, turunnya sebelum musim tanam gadu mulai," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Palas, Tarmijan, mengaku luas tanaman padi yang roboh diperkirakan seluas 15 hektare dengan usia tanam padi berkisar 70-75 HST.

"Padi yang roboh sebagian besar varietas ciherang dan sebagian varietas muncul. Nyaris semua tanaman yang roboh akan panen," kata dia.

Tarmijan menilai padi yang baru menguning diperkirakan berkurang sekitar 30 persen. 

"Kalau padi yang menguning penyusutan bobot sekitar 5 persen. Solusinya hanya diikat, tidak ada yang lain," ujarnya.

 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar