#kir#dishub

PAD Uji Kir Bandar Lampung Capai Rp780 Juta

( kata)
PAD Uji Kir Bandar Lampung Capai Rp780 Juta
Mobil-mobil yang sedang mengantre untuk uji kelayakan di UPT Kir Dishub Kota Bandar Lampung. MTVL/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) UPT Kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung pada semester awal 2021 telah mencapai 52% dari target.

Kepala UPT Kir Andy Irawan Koenang mengatakan target PAD tahun 2021 naik menjadi Rp1,5 miliar.

“Sampai Sabtu (26/6) sudah masuk Rp780 juta. Kalau rekap sampai akhir bulan nanti mungkin bisa masuk Rp795 juta atau 53 persen dari target,” kata dia. Senin, 28 Juni 2021.

Baca: Kantor UPT Uji Kir Dishub Bandar Lampung Kekurangan Lahan Parkir

Andy mengatakan dengan adanya sistem online dalam pendaftaran uji kir kendaraan merupakan salah satu faktor target PAD sudah tercapai lebih dari setengahnya. Selain mempermudah, sistem daring juga mempercepat proses kir kendaraan.

“Karena sudah berjalannya sistem online, jadi mobil enggak harus mengantre panjang di lahan parkir yang kecil. Paling lama satu jam dari proses antre sampai penempelan stiker,” ujarnya.

Meski demikian, Andy mengatakan masih banyak kendala-kendala yang hingga saat ini belum menemukan solusi, seperti lokasi dan ketersediaan lahan parkir di kantor UPT Kir Dishub Kota Bandar Lampung.

“Mobil-mobil besar yang pelatnya Bandar Lampung itu banyak yang beroperasional di luar kota sedangkan jalan hanya bisa melalui pasar Cimeng. Belum lagi lahan parkir yang sedikit, sebelum ada online parkirnya sampai jalan depan,” kata dia.

UPT Kir pada hari kerja (Senin-Jum’at) dapat melayani uji kelayakan hingga 90 kendaraan per harinya, sedangkan pada hari Sabtu hanya membuka pelayanan hingga pukul 12.00 WIB.

“Kalau Sabtu hanya bisa 40 kendaraan, karena jam operasionalnya kan setengah hari,” ujar Andy.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar