#narapidanalampung#beritalampung

Over Kapasitas Lapas di Lampung Capai 57 Persen

( kata)
Over Kapasitas Lapas di Lampung Capai 57 Persen
Kakanwil Kemenkumham Lampung Danan Purnomo (kiri) dan Kadivas Farid Junaidi (tengah), saat pemaparan overkapasitas di LP Kelas IA Bandar Lampung. Lampost.co/ASrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Over kapasitas lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Lampung mencapai 57 persen. Tingkat keterisian narapidana di tahanan itu sebanyak 8.420 dari daya tampung 5.348 orang.

Dari sejumlah lapas, hanya dua Lapas yang tidak melebihi kapasitas, yaitu LP Khusus Anak kelas II Bandar Lampung dan Rutan kelas II Kotabumi.

Untuk mengatasi itu, salah satunya dengan membangun lapas atau rutan baru, seperti di Tulangbawang Barat dan Pesisir Barat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, Danan Purnomo, mengatakan pengajuan tersebut sudah diajukan ke Pemerintah Pusat. Namun, hingga kini belum terealisasi. "Belum terlaksana karena dua tahun ini fokus pandemi (refocusing anggaran)," ujar Danan, Senin, 12 April 2021.

Menurut dia, pembangunan lapas baru bukan kunci utama untuk menekan over kapasitas. Sebab, jumlah Lapas yang dibangun juga tentunya akan selaras dengan jumlah warga binaan.

Upaya lain yang ditekankan adalah mengurangi proses pidana perkara ringan (tipiring) dengan pendekatan restorative justice dan mendorong pengguna narkoba diarahkan ke rehabilitasi dari pada dipidana.

"selain mengedepankan sanksi sosial, kami juga terus berupaya menekan, terutama di masa pandemi covid-19 ini hanya yang sudah inkrah yang bisa masuk ke Lapas," katanya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar