#lampung#bandarlampung#organda#kecelakaan

Organda Sosialisasikan Kenyamanan di Jalan kepada Sopir Truk

( kata)
Organda Sosialisasikan Kenyamanan di Jalan kepada Sopir Truk
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Organda berupaya melakukan sosialisasi kenyamanan berkendara di jalan raya kepada para sopir truk untuk mengurangi kecelakaaan di jalan raya.Sejumlah kecelakaan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di sejumlah tempat di Lampung melibatkan truk bermuatan banyak dan menewaskan sejumlah orang.

Ketua Organda Lampung, I Gede Pasek menjelaskan rasa prihatinnya terhadap korban kecelakaan maut yang terjadi di beberapa titik di Lampung. "Saya sangat turut berbela sungkawa terhadap korban kecelakaan. Dan semoga kecelakaan kemarin, yakni di Tarahan yang menewaskan 4 korban jiwa dari satu keluarga tidak terulang lagi," ujar dia saat dihubungi pada Senin, 28 Oktober 2019.

Banyaknya kejadian itu, kata dia, pihaknya akan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan perkumpulan dengan seluruh anggota truk Organda se-Lampung.

"Kami akan melakukan perkumpulan di mana akan memberikan sosialisasi dan arahan kepada seluruh amggota yang ada di Lampung. Sosialisasi mengenai over dimension over load (ODOL)  yang merupakan arahan pemerintah sehingga tidak akan lagi perbuatan yang memang sebenarnya dapat membahayakan sopir truk sendiri," ujar dia.

Kejadian itu banyak terjadi karena truk mengisi muatan lebih dari kapasitasnya. Selain itu juga akibat kendaraan yang bermasalah, seperti mesin atau bahkan kurang kehati-hatian dari sopir tersebut.

"Terkadang permasalahan terjadi karena rem blong dan muatan yang melebihi kapasitas karena tidak mengikuti yang telah dianjurkan pemerintah," kata dia.

Pasek berharapan seluruh sopir truk yang melintasi jalan-jalan berbahaya, seperti Tarahan dan beberapa di lintas timur untuk berhati-hati dan jika mengalami permasalahan segera memperbaikinya. Selain itu, jika mengalami kelelahan untuk segera beristirahat.

"Sebenarnya faktor kelelahan dari sopir truk sendiri menjadikan suatu penyebab besar karena terkadang kelelahan akan menjadikan konsentrasi menurun. Kondisi itu membuat sopir truk dengan sangat tidak sengaja mengalami permasalahan-permasalahan, seperti keterlambatan menginjak rem atau bahkan tidak mengetahui adanya tikungan," ujarnya.

Muharram Candra Lugina

Berita Terkait

Komentar