#Mudik#Lebaran

Penumpang Angkutan Umum ke Lampung Menyusut 70 Persen

( kata)
Penumpang Angkutan Umum ke Lampung Menyusut 70 Persen
Organisasi angkutan darat (Organda) Provinsi Lampung mencatat penurunan penumpang sejak adanya larangan mudik hingga 70 persen. Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Lampung mencatat jumlah penumpang angkutan umum menyusut sampai 70 persen sejak pemberlakuan larangan mudik.

"Penurunan ini sudah terlihat dari awal pemberlakukan larangan mudik, banyak masyarakat yang enggan dan takut tidak bisa mudik," kata Ketua Organda Provinsi Lampung, Ketut Pasek, Jumat, 14 Mei 2021.

Ia juga mengatakan bahkan tak hanya keluar provinsi, untuk keberangkatan bus antarkota dan kabupaten tak sepadat dua tahun sebelumnya.

"Sebelum Covid-19 ini melanda aktivitas keberangkatan baik antarkota dan kabupaten cukup tinggi ya, tapi dua tahun ini memang tidak begitu ada pergerakan," jelas Ketut.

Berbeda sebelum adanya larangan mudik, lanjutnya, seminggu sebelum pemberlakuan larangan tersebut justru banyak masyarakat lakukan perjalanan.

"Seminggu sebelum larangan mudik justru dari Jakarta ke Lampung ini banyak ya penumpangnya, ada pergerakan hingga 60 persen bahkan," ungkapnya.

Kendati pada saat ini sepi penumpang, dia mengatakan sejumlah perusahaan bus masih beroperasi.

"Meskipun sepi kami masih ada yang membuka layanan antar ke sejumlah daerah," katanya.

Dan yang jelas, tambahnya, dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Kami masih memberlakukan sistem 50 persen penumpang dari jumlah keseluruhan bangku bus agar menerapkan jaga jarak," tutupnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar