#pemkotbandarlampung#beritalampung#bandarlampung

Operasional Bus BRT Bandar Lampung Disubsidi Cegah Kenaikan Tarif

( kata)
Operasional Bus BRT Bandar Lampung Disubsidi Cegah Kenaikan Tarif
BRT Bandar Lampung. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung akan mensubsidi operasional Bus Trans Bandar Lampung. Hal tersebut untuk mencegah kenaikan tarif akibat harga BBM naik.

Penjabat (Pj) Sekretaris Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya, menjelaskan subsidi berasal dari refocusing 2 persen anggaran untuk penanganan dampak inflasi. Dengan subsidi itu diharapkan tarif bus tidak ada kenaikan.

Dengan subsidi yang dikucurkan, maka masyarakat tetap bisa menggunakan tarif lama. "Sekarang tarifnya jauh-dekat Rp2.000, dengan subsidi harapannya bisa tetap segitu," kata Sukarma, Jumat, 9 September 2022.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan pemerintah menyisihkan anggaran Rp5,5 miliar. Dana itu akan dibagi untuk beberapa skema bantuan, salah satunya subsidi bus.

Sebab, transportasi menjadi sektor yang terdampak penaikan harga BBM. Jika terjadi kenaikan tarif, maka akan berdampak kepada masyarakat pengguna.

"Tidak digratiskan, tapi subsidi, sehingga masyarakat dari naik sampai turun hanya bayar Rp2.000," ungkapnya.

Untuk diketahui, kenaikan harga BBM resmi berlaku sejak Sabtu, 3 September 2022 lalu. Perubahan harga per liter terjadi pada BBM jenis Pertalite dari Rp7.650 menjadi Rp10.000, Solar subsidi Rp5.150 menjadi Rp6.800, dan Pertamax dari 12.500 menjadi Rp14.500.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar