#beritalampung#beritapesawaran#polrespesawaran#operasizebra

Operasi Zebra Krakatau 2022 di Pesawaran Fokus Edukasi Tertib Berlalu Lintas Pengendara

( kata)
Operasi Zebra Krakatau 2022 di Pesawaran Fokus Edukasi Tertib Berlalu Lintas Pengendara
Jajaran Satlantas Polres Pesawaran saat memberikan teguran tertulis pada pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm. Dok/Polres Pesawaran


Pesawaran (Lampost.co): Tiga hari pelaksanaan Operasi Zebra Krakatau 2022, jajaran Satlantas Polres Pesawaran belum melakukan tindakan penilangan kepada para pengendara yang tidak menaati tertib lalu lintas.

Kapolres Pesawaran diwakili Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Martoyo mengatakan sampai hari ketiga pelaksanaan Operasi Zebra pihaknya belum melakukan penilangan.

"Kita saat ini masih melakukan peneguran baik secata tertulis maupun lisan. Adapun jumlahnya hari pertama sebanyak 25 teguran, hari kedua 37 teguran, dan pada hari ketiga 20 teguran," ujarnya, Kamis 6 Oktober 2022.

Baca juga:  Satlantas Polres Pringsewu Berikan Teguran Simpatik bagi 263 Pelanggar

Dia mengatakan selama pelaksanaan operasi, rata-rata pelanggaran yang paling banyak secara kasat mata seperti tidak memakai helm, spion bagi kendaraan roda dua. Sedangkan untuk kendaraan roda empat kebanyakan pengendara tidak menggunakan sabuk pengaman.

"Sesuai dengan arahan, pada pelaksanaan Operasi Zebra ini kita dituntut untuk bertindak secara edukatif, persuasif serta simpatik humanis. Dengan harapan dapat menurunkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, serta mewujudkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas yang lebih baik lagi di Pesawaran," ujar dia.

Dirinya juga berpesan kepada seluruh anggota yang bertugas di lapangan, agar dapat menghindari perbuatan kontra produktif yang dapat merusak citra Polri dan selalu menjaga marwah Polri.

"Saya juga meminta kepada petugas agar tidak berorientasi pada Gakkum lantas atau tilang bagi masyarakat yang melanggar tertib berlalu lintas. Kita harus mengutamakan kegiatan preemtif dan preventif serta tindakan simpatik humanis," kata dia.

Pihaknya berharap dengan pendekatan secara baik kepada pengendara, sosialisasi tentang tertib berlalu lintas yang diberikan dapat diterima dengan baik pula oleh masyarakat, sehingga kedepannya para pengendara khususnya masyarakat Pesawaran dapat tertib berlalu lintas.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar