#OperasiPatuh2019#Hukum#LampungTimur

Operasi Patuh di Lamtim Juga Sasar Aparat

( kata)
Operasi Patuh di Lamtim Juga Sasar Aparat
Kasat Lantas Polres Lamtim AKP Rafli Yusuf Nugraha menanyai surat surat kendaraan anggota Polri terkena razia pada Operasi Patuh Krakatau 2019, di ruas Jalin Pantim, depan Mapolres setempat, Sabtu, 31 Agustus 2019. (Foto: Doc Satlantas Polres Lamtim)

SUKADANA (Lampost.co) –Polres Lampung Timur, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas tidak main – main dalam pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019. Selain warga sipil, anggota Polri juga tak luput dari razia petugas.

“Kami ingin semua patuh termasuk anggota Polri sekalipun. Artinya dalam pelaksanaan Operasi Patuh ini, tidak ada pengecualian, selain merazia warga atau masysarkat umum, kami juga merazia anggota Polri dan memberikan tindakan jika ada pelanggaran,” kata Kasat Lantas Polres Lamtim, AKP Rafli Yusuf Nugraha, di sela-sela pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019 yang digelar di ruas Jalin Pantim, depan Mapolres setempat, Sabtu, 31 Agustus 2019.

Dijelaskan juga oleh AKP Rafli, hingg memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019, Sat Lantas Polres Lamtim sudah menindak 325 pengguna jalan atau pengemudi kendaraan bermotor. Dari 325 tindakan yang dilakukan, satu unit mobil dan 19 unit sepeda motor ditahan oleh petugas.

“Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019 ini, kami sudah melakukan pendidndakan sejumlah 325 pelanggar baik mobil ataupun sepeda motor. Kemudia dari 325 tindakan itu, satu unit mobil dan 19 unit sepeda motor ditahan oleh petugas,” jelas AKP Rafli.

Sementara pada kesempatan sama, Kasie Propam Polres Lamtim Ipda Hendrikus Sudaryanto menjelaskan, razia serta penindakan bukan hanya kepada masyarakat umum namun juga kepada anggota Polri merupakan perintah Kapolres AKBP Taufan Dirgantoro.

Sebab anggota Polri harus memberi contoh dan teladan kepada masyarakat, sehingga sebelum melaksanakan atau menindak pelanggaran yang di luar, maka di dalam atau internal harus ditindak terlebih dahulu  jika ada pelanggaran.

"Anggota Polri merupakan contoh dan teladan masyarakat, kalau melanggar kan tidak baik. Pada operasi yang kami laksanakan ini ada beberapa anggota yang kami tindak, sepeda motornya ditahan. Sebelum dilengkapi dengan plat nomor polisi yang benar dan kelengkapan lainnya seperti spion, sepeda motor meraka belum bisa diambil," kata Ipda Hendrikus.

Djoni Hartawan Jaya

Berita Terkait

Komentar