#operasipatuh#polresta#satlantas#tilang

Sasaran Operasi Krakatau

( kata)
Sasaran Operasi Krakatau
Foto: Dok Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Direktorat Lalulintas Polda Lampung bersama dengan Satlantas Polresta/res bakal menggelar operasi patuh Krakatau 2019. Operasi tersebut bakal berlangsung 29 Agustus hingga  11 September 2019.

Sasaran operasi tersebut, yakni, kelengkapan dan dokumen kendaraan, tak memiliki SIM, melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi dibawah umur. Pengendara dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI.

Penggunaan sabuk pengaman, pengemudi motor/mobil yang menggunakan narkoba/mabuk, dan pengemudi yang berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan, kendaraan angkutan barang untuk mengangkut orang, serta menggunakan alat komunikasi (handphone) saat berkendara.

"Yang kita utamakan dari operasi tersebut, yakni R2 tak menggunakan helm SNI, dan R4 tidak pakai safety belt, ini demi keselamatan para pengendara, dan mendorong tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas," ujar AKBP Halim, Minggu, 25 Agustus 2019.

Komposisi operasi tersebut, yakni 60% penindakan, dan 40 % Pencegahan. Untuk penindakan dibagi menjadi teguran lisan, teguran tertulis, hingga tilang, sedangkan Pencegahan dibagi menjadi 20% preemtif, dan 20% preventif.

"Yang paling utama, setiap personil harus humanis ke pengendara, selama operasi tersebut," katanya.

Pola kerja pun ada yang berbentuk stationer, maupun sistem hunting. Namun belum ditentukan apakah, akan ada sidang tilang di lokasi stationer atau tidak.

"Untuk sidang di tempat, masih berkoordinasi dengan pihak pengadilan," katanya.

Rencananya, gelar pasukan Polda Lampung dan Polresta dilakukan bersama pada 29 April 2019, di halaman Mapolresta Bandar Lampung, sedangkan Polres lain dilaksanakan di Mapolres Masing-masing pada waktu yang sama.

"Operasi berjalan selama 14 hari," katanya.

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar