#miras#tuak#ciptakondisi

Operasi Cipta Kondisi di Lambar Jaring Pedagang Penjual Tuak

( kata)
Operasi Cipta Kondisi di Lambar Jaring Pedagang Penjual Tuak
Satpol PP Lambar saat mensosialisasikan Perda pajak kepada pemilik warung makan di Lumbok Seminung. Foto: Dok/Satpol PP


Liwa (Lampost.co): Dalam Operasi Cipta Kondisi yang digelar Satpol PP Lampung Barat, Kamis, 26 Desember 2019, masih didapati pedagang yang menjual minuman beralkohol jenis tuak.

Kabid Penegakkan Perda dan Perbup Satpol PP Lambar Sukardi, mendampingi Plt. Kasat Pol PP Henry Faisal, mengatakan penyisiran operasi itu merupakan upaya pencegahan terhadap tindakan kriminal yang diakibatkan minuman beralkohol termasuk jenis tuak.

"Pemilik warung yang didapati menjual tuak itu telah diberikan teguran sesuai aturan yang ada," kata dia.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan cipta kondisi menjelang Nataru 2019. Penyisiran dilaksanakan mulai dari Kecamatan Sukau hingga ke Kecamatan Lumbok Seminung.

Dia berpesan bagi masyarakat yang mengetahui tentang adanya penjualan minuman beralkohol termasuk tuak untuk melaporkan kepada pihaknya.

Selain menemukan minuman beralkohol jenis tuak, dalam penyisiran itu pihaknya juga mendapati adanya sejumlah warung makan yang belum melaksanakan kewajiban untuk membayar pajak restoran dengan alasan selama ini belum dilakukan pendataan.

"Warung makan itu terdapat di Kecamatan Lumbok Seminung," kata dia.

Bagi pemilik warung makan itu, kata dia, pihaknya telah melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat yang tidak mentaati aturan yang sudah ditetapkan di Lampung Barat. Kemudian pihaknya telah mensosialisasikan Perda tentang pajak yang mengaturnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar