#narkoba

Operasi Antik Krakatau di Lampura Amankan 59 Penyalahgunaan Narkoba

( kata)
Operasi Antik Krakatau di Lampura Amankan 59 Penyalahgunaan Narkoba
Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono memperlihatkan barang bukti dan para tersangka hasil penangkapan dalam Operasi Antik Krakatau 2020 di halaman mapolres setempat, Kamis, 26 Maret 2020. Lampost.co/Hari Supriyono

Kotabumi (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara menangkap 59 tersangka, baik pengedar maupun pemakai narkoba jenis sabu dan ekstasi, selama Operasi Antik Krakatau 2020. Di antara yang ditangkap terdapat oknum PNS, pegawai honorer, dan wartawan.

Hal itu disampaikan Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono dalam pers rilis di teras Kantor Mapolres, Kamis, 26 Maret 2020, sekitar pukul 11.30. Dia menjelaskan sasaran Operasi Antik Krakatau 2020 yang berlangsung 14 hari sejak 8 Maret hingga 22 Maret adalah kasus penyalahgunaan narkoba. Selama opersi, pihaknya mengungkap 35 kasus dengan 59 tersangka dan barang bukti yang disita berupa sabu-sabu seberat 79,53 gram, daun ganja 4,04 gram serta 65 pil ekstasi.

Selain itu, turut diamankan puluhan alat isab sabu (bong) dan uang tunai Rp1,4 juta. "Mereka yang terjaring dalam operasi ini sebagian besar adalah pengedar sabu-sabu dan selebihnya pemakai dan kini kasusnya dalam proses penyidikan anggota Sat Narkoba Polres Lmapung Utara," ujarnya.

Dia menambahkan puluhan tersangka yang ditangkap ini diketahui memiliki latar belakang pekerjaan berbeda, seperti satu oknum PNS, dua oknum pegawai honorer, dan lima oknum wartawan serta tiga pelajar. Selain itu, adalah tani dan pedagang.

Dalam penanganan kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Lampung Utara terus meningkat dan hal ini cukup memperihatinkan. "Kami meminta semua pihak baik tokoh agama maupun tokoh masyarakat untuk bersama-sama memerangi guna memberantas peredaran narkoba yang ada di Lampung Utara," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar