#Kesehatan#VirusKorona#Polri

Operasi Aman Nusa II Ditarget Tekan Kasus Covid-19

( kata)
Operasi Aman Nusa II Ditarget Tekan Kasus Covid-19
Ilustrasi. Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Polisi menggelar operasi aman nusa II untuk menyukseskan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Polisi menargetkan operasi ini dapat menurunkan kasus covid-19.

"Langkah paling utama adalah pencegahan atau mengurangi angka positif," kata Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto dalam keterangan tertulis, Minggu, 4 Juli 2021.

Baca juga: Kabareskrim Sebut Ada Pejabat Belum Dukung PPKM Darurat

Arief mengatakan pihaknya membatasi kegiatan masyarakat untuk mengurangi penularan covid-19. Anggota Polri juga memberikan edukasi dan sosialiasi penerapan protokol kesehatan dengan ketat.

"Harapannya masyarakat mematuhi aturan untuk mencegah penyebaran covid-19," ujar kepala operasi pusat aman nusa II itu.

Menurut Arief, semua pihak harus memahami pelaksanaan kebijakan PPKM darurat. Sehingga, kebijakan itu tidak sia-sia.

Arief menyampaikan polisi telah membuat 407 titik pembatasan dan pengendalian di Pulau Jawa-Bali. Polisi akan menjaga ketat ratusan titik itu untuk membatasi pergerakan masyarakat sehingga penularan covid-19 dapat ditekan.

"Sehingga, jika ketentuan dilanggar kita lakukan penegakan hukum. Dari mengingatkan dan penindakan dengan objektif dan humanis," ujar jenderal bintang tiga itu.

Arief mengaku meninjau langsung pelaksanaan PPKM darurat di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Sabtu, 3 Juli 2021. Dia mendapati keramaian di pasar dan pedagang kaki lima.

Kegiatan itu diperbolehkan karena masuk dalam sektor esensial terkait pemenuhan pangan dan sandang masyarakat. Namun, Arief mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Arief menyebut arus lalu lintas lebih sepi daripada sebelumnya. Kendaraan umum berkurang. Namun, ojek online tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara daring.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar