#serapananggaran#pembangunan#opd

OPD di Lampura Didorong Percepat Penyerapan Anggaran Kejar Capaian

( kata)
OPD di Lampura Didorong Percepat Penyerapan Anggaran Kejar Capaian
Ilustrasi. Dok


Kotabumi (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat realisasi serapan anggaran. Pasalnya, Lampura masuk tujuh kabupaten yang serapan anggaran di bawah 50%, dari data Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu per Kamis, 15 September 2022.

Berdasarkan tersbeut realisasi anggaran Lampura Rp881,122 miliar (48%) dari total APBD 2022 yang Rp1.835,67 miliar. Posisi Lampura berada di atas Tanggamus, 47,51% dari Rp1.9320,2 miliar dan Lambar 47,47% dari Rp1.112,54 miliar.

"Sesuai arahan kepala daerah, baik itu Bupati Budi Utomo maupun Wabup Ardian, kami para OPD didorong untuk terus melaksanakan percepatan penyerapan anggaran," ujar Kepala BPKAD Lampura, Desyadi, Minggu, 18 September 2022.

Baca juga: Disdagperin Lamsel Gelar Pasar Murah Awal Oktober 2022

Dia menilai angka realisasi tersebut masih dalam batas kewajaran. Sebab, masih ada beberapa kegiatan yang masih dalam tahap pelaksanaan, misalnya fisik (pengerjaan), belanja pegawai, lalu ada pula dana desa.

"Itu juga disesuaikan dengan pemasukan daerah. Sebab apa? Kalau tak ada pemasukan, bagaimana ada belanja," katanya.

Dia menjelaskan Pemkab Lampura menargetkan sampai dengan Desember 2022 seluruh anggaran dapat terserap optimal. Itu Sesuai dengan arahan pemerintah dalam mendorong ekonomi pascapendemi tahun ini.

"Meski tidak 100%, paling tidak mendekati angkanya di 97 atau 98 persen. Tapi, kami yakin dapat terserap seluruhnya," ujarnya.

Namun, dia belum dapat memastikan angka dari Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu dengan yang tercatat di BPKA setempat. "Untuk pastinya, saya harus melihat terlebih dahulu datanya. Hanya saja itu, saat ini semua masih berproses," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar