#lebaran#mainananak

Omzet Toko Mainan Naik hingga 90 Persen

( kata)
Omzet Toko Mainan Naik hingga 90 Persen
Pemilik toko mainan anak tengah berada di tren positif setelah masa Idulfitri. Sebab, penjualannya saat ini mengalami peningkatan hingga 90 persen. Lampost.co/Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemilik toko mainan anak tengah berada di tren positif setelah masa Idulfitri. Sebab, penjualannya saat ini mengalami peningkatan hingga 90 persen.

Hal itu berbeda dibanding selama masa pandemi covid-19 yang membuat omzet penjualan mainan anjlok, karena orang tua enggan membeli mainan anak.

"Sebelum lebaran tidak ada pemasukan. Karyawan saya sejak adanya korona tidak dipekerjakan lagi. Tapi, Alhamdulillah Idulfitri ini berbeda," ujar pemilik toko mainan di Pasar Tengah, Bandar Lampung, Ahmad, Senin, 17 Mei 2021.

Menurut dia, pelanggannya memilih untuk membeli mainan hasil dari tunjangan hari raya (THR). "Selain itu juga anak akan senang," jelasnya.

Kenaikan penjualan itu pada mainan mulai usai 6 bulan sampai 12 tahun. Keramaian toko itiu terjadi sejak hari lebaran kedua. Kondisi itu membuatnya bisa mengantongi hasil penjualan mencapai Rp5 juta. "Masuk hari kelima lebaran, omzet masih menunjukkan tren yang baik. Ini menjadi berkah," katanya.

Salah seorang orang tua, Lastri, mengaku, pandemi tak menghalanginya untuk membelikan mainan anak. "Yang penting anak senang. Khawatirnya hanya berkerumun di pasar saja, tapi lihat anak senang itu lebih penting," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar