Kulineridulfitri

Omzet Penjualan Oleh-Oleh Turun Hingga 90 Persen

( kata)
Omzet Penjualan Oleh-Oleh Turun Hingga 90 Persen
Pusat perbelanjaan oleh-oleh yang ada di Telukbetung tampak sepi tak ada pengunjung. Atika

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pusat perbelanjaan oleh-oleh yang ada di Telukbetung tampak sepi tak ada pengunjung. Hal tersebut terlihat saat suasana pertokoan yang biasanya setelah lebaran tersebut penuh sesak oleh pengunjung baik pemudik ataupun warga lokal.

Terlihat juga dalam petokoan tersebut hanya terbuka setengahnya dari seluruh rolling door yang ada di tiap toko. Bahkan, parkiran yang biasanya ramai hanya terisi beberapa saja.

Salah seorang pengunjung mengatakan, bahwa kedatangannya ke toko pusat oleh-oleh tersebut karena hanya ingin menstok makanan saja dan memang pengunjung tersebut merupakan warga lokal yang berasal dari Panjang.

"Saya asli warga lokal, tujuan saya kesini hanya ingin stok makanan ringan. Karena ini masih suasana lebaran jadi biar terlihat ada makanan di rumah stok makanan ringan disini," kata lastri, seorang pengjung toko oleh-oleh Aneka Rasa, Selasa, 26 Mei 2020.

Pihak manajemen dari Toko oleh-oleh Aneka Rasa mengatakan, bahwa pihaknya masih membuka toko karena masih banyak langganan lokal yang suka membeli makanan kering disini.

"Sejak jelang lebaran penurunan kami bisa dampai 80 hingga 90 persen. Dan mayoritas pembeli hanya warga lokal yang ingin stok makanan ringan saja," ujar manajemen toko, Laras kepada Lampung Post.

Lebih lanjut Ia mengatakan omzet idulfitri tahun ini sangat merosot tajam karena adanya wabah korona yang mengakibatkan tidak adanya pemudik yang datang ke toko untuk membeli oleh-oleh.

"Biasanya H-1 atau sesudah lebaran itu pemasukan kani luar biasa banyak Tapi sejak corona ini hanya 10 persen saja pemasukan," ujarnya.

Meskipun tak ramai pengunjung, pihaknya tetap terapkan protokol kesehatan untuk memastikan toko selalu steril. Sengan menyediakan petugas pengecek suhu tubuh dan newajibkan gunakan hand sanitizer serta masker.

"Kami sampai sekarang masih terapkan protokol kesehatan baik dari pengunjung dan pegawai kami. Dengan wajib gunakan masker dan memakai hand sanitizer yang kami sediakan," kata dia.

Winarko



Berita Terkait



Komentar