#ombudsman

Ombudsman Tunggu Evaluasi Internal  RSUDAM Maksimal 14 Hari

( kata)
Ombudsman Tunggu Evaluasi Internal  RSUDAM Maksimal 14 Hari
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nurakhman Yusuf.Dok.

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ombdusman RI Perwakilan Lampung menunggu hasil evaluasi internal Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek terkait kematian pasien yang viral di sosial media. Apalagi, kejadian bukan yang pertama kali menimpa rumah sakit pelat merah itu.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nurakhman Yusuf menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan rumah sakit dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dan telah mendapat informasi awal. "Penekanan kami bukan cuma sanksi, tapi komitmen pelayanan publik sehingga kejadian ini tidak terulang lagi, harus jadi perhatian serius," ujarnya, Selasa, 11 Februari 2020.

Ombdusman juga meminta evaluasi pelayanan publik dan evaluasi internal terhadap pelayanan dan lebih spesifik secara internal. "Kami tunggu hasil pemeriksaan internal mereka dan evaluasi, maksimal 14 hari (dari saat ini) agar dilaporkan secara resmi, gubernur melaporkan hasil evaluasinya," ujarnya.

Ditanya apakah pihaknya langsung mebentuk tim untuk investigasi, Nur rahkman mengatakan pihaknya tetap menunggu hasil laporan internal dari pemprov. Tindakan selanjutnya baru dilakukan apakah akan membentuk tim untuk penndalaman secara substantif atau tidak.

"Kami kan ada reaksi cepat Ombudsman (RCO) kalau menyangkut nyawa biasanya mencari solusi minimal, biasanya ketika pasien sakit. Namun, karena ini meninggal tidak ada lagi RCO, kami justru ingin tahu lebih mendalam, kita baru bisa berstatmen secara tegas kita lihat dulu hasil dari pemprov," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar