sekolah

Ombudsman Sebut Ada Miskomunikasi Soal Laporan Siswa SMKN 6

( kata)
Ombudsman Sebut Ada Miskomunikasi Soal Laporan Siswa SMKN 6
Kepala Ombudman Lampung Nur Rakhman Yusuf. Foto: Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ombudsman RI Perwakilan Lampung menemukan adanya miskomunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua murid. Hal itu terkait laporan sejumlah siswa SMKN 6 Bandar Lampung yang dianggap tidak lulus sebelum mengikuti ujian.

Kepala Ombudsman Lampung Nur Rakhman Yusuf mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan kepada sekolah terkait. Hasil pemeriksaan tersebut, ombudsman tidak menemukan statemen sekolah yang melarang siswanya mengikuti ujian.

Baca juga: Ombudsman segera Tindak Lanjuti Laporan Siswa SMKN 6

Menurutnya terjadi kesalahpahaman antara siswa dan murid. Sehingga, informasi yang diterima oleh orang tua murid tidak penuh.

"Kita minta sekolah kembali menggelar pertemuan kembali dengan para orang tua untuk memusyawarahkan hal tersebut," ujarnya, Senin, 3 Februari 2020.

Ia menambahkan sekolah tidak boleh melarang siswa untuk ikut ujian. Hal itu karena dalam regulasinya syarat mengikuti ujian adalah siswa memiliki lapor semester 1 sampai 5.

"Soal lulus atau tidak itu belakangan tergantung hasil akhir, tapi syarat ikut ujian itu siswa memiliki rapor semester 1 sampai 5, kalau itu ada siswa boleh ikut ujian," tambahnya.

Winarko



Berita Terkait



Komentar