#ombudsman#pelayanan

Ombudsman Lampung Temukan 3 Hal Hambat Pelayanan RS Dadi Tjokrodipo

( kata)
Ombudsman Lampung Temukan 3 Hal Hambat Pelayanan RS Dadi Tjokrodipo
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf. Dok.

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ombudsman RI Perwakilan Lampung memaparkan adanya tiga temuan terkait kendala pelayanan publik di Rumah Sakit Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Ketiganya, yakni jadwal praktek, nama dokter yang tidak sesuai, dan tidak ada nomor antrean.

"Dari tiga temuan kami, awalnya laporan dan hasil investigasi, sudah dua korektif dari kami yang dijalankan rumah sakit. Soal nomor antrean yang belum," ujar Ketua Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Nur Rahkman Yusuf.

Rumah sakit mengatakan untuk nomor antrean masih dalam proses penganggaran mesin pada 2020. "Temuan kami kan di loket pendaftaran antre, pas di poliklinik enggak ada antrean. Jadi banyak yang mengeluh, adanya upaya semacam diskriminiasi, atau keluhan, ini yang kita pantau," katanya.

Kepala Keasistenan Ombudsman RI Perwakilan Lampung Upi Fitriyanti menambahkan tidak sesuainya nama dokter praktek yang dipampang di pintu masuk rumah sakit dengan fakta lapangan dokter yang berpraktek. Kedua, tidak adanya informasi jadwal pasti, hari, dan jam kerja dokter yang berpraktek.

"Yang nama dokter dan jam praktek sudah kami berikan korektif dan sudah dijalankan rumah sakit. Tinggal yang nomor antrean. Kami tidak berfokus pada penggunaan mesin atau manual, yang terpenting ada pelaksaannya, ini yang masih kami tunggu," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar