#Ombudsman#Pungutan#Dikdas

Ombudsman Ingatkan Larangan Pungutan di Dikdas

( kata)
Ombudsman Ingatkan Larangan Pungutan di Dikdas
Dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ombudsman RI Perwakilan Lampung menegaskan tidak boleh ada pungutan di tingkat pendidikan dasar (Dikdas) yang juga dikenal dengan wajib belajar 9 tahun.

Hal tersebut sempat terjadi di SDN 2 Sumber Rejo Kemiling. Dimana, orang tua siswa diminta membayar Rp650 ribu untuk study tour ke Palembang pada 15-16 Januari 2020. Jika enggan membayar maka rapor siswa tidak bisa diambil.

Hal tersebut pun telah dibantah oleh pihak SDN 2 Sumber Rejo Kemiling. Sekolah berdalih, tidak ada paksaan, dan sudah ada upaya persuasif agar siswa menabung.

"Tidak ada boleh pungutan di tingkat pendidikan dasar, semua harusnya sudah tercover di anggaran, dan penggunaannya pakai dana bos," ujar Kepala Ombudsman Nurakhman Yusuf, Kamis, 26 Desember 2019.

Sementara Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman RI Perwakilan Lampung Upi Fitriyanti mengatakan dengan diberlakukannya wajib belajar 9 tahun, sesuai dengan pasal 34 ayat 2 UU No 20 tahun 2003 tentang Sidiknas, pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang dasar tanpa memungut biaya.

Maka tidak boleh ada pungutan di tingkat dikdas di tiap kabupaten kota. Hal tersebut  juga diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 48  tahun 2008 pasal 9 ayat (1) tentang Pendanaan Pendidikan, yang menyebutkan satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan pemerintah dilarang memungut biaya satuan pendidikan.

Pungutan hanya dibolehkan untuk tingkat menengah, yakni SMA SMK, dengan syarat tertentu. Untuk  kasus di SDN 2 Sumber Rejo, Ombudsman belum bisa kasih komentar karena belum ada laporan yang masuk ke lembaga itu.

" Kami memantau dari media cetak dan elektronik bahwa pihak Disdik sudah meminta sekolah menghentikan hal tersebut, maka kami mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan oleh Disdik. Namun kami menyarankan untuk dilakukan evaluasi internal dan pembinaan kepada sekolah2 agar tidak melanggar ketentuan terkait pengelolaan dana pendidikan," ujarnya.

Sementara salah satu orang tua siswa SDN 2 Sumber Rejo, mengatakan belum menerima pengembalian uang, dikarenkan belum ada informasi lanjutan dari sekolah. "Belum ada kabar, karena sekolah masih libur," katanya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar