#kesehatan#penderitatekanandarahrendah

Olahraga Obat untuk Penderita Tekanan Darah Rendah

( kata)
Olahraga Obat untuk Penderita Tekanan Darah Rendah
Menjaga tekanan tersebut menjadi normal melalui olahraga.(Ilustrasi/Pexels).

JAKARTA (Lampost.co) -- Dokter Spesialis Penyakit Dalam Dr. dr. Sally Aman Nasution, SpPD-KKV, FINASIM, FACP menyebutkan bahwa tekanan darah rendah tidak boleh disepelekan. Untuk itu, Anda harus menjaga tekanan tersebut menjadi normal melalui olahraga.

“Tekanan darah rendah kalau abnormal pasti tidak baik. Harus dicari kenapa tekanan darah rendah,” ujarnya.

Menurutnya, tekanan darah rendah ini biasanya paling banyak pada usia remaja dan perempuan. "Sebab, hormonal itu berpengaruh. Kedua, pada kehamilan. Kehamilan awal biasanya tensi berubah. Ini karena hormonal,” lanjutnya.

Dokter Sally tidak setuju bila Anda mengonsumsi obat-obatan atau minuman tertentu untuk mengobati tekanan darah rendah. Ini adalah cara yang tidak efektif.

“Kalau tekanan darah terlalu rendah ada atau tidak obatnya. Obatnya tidak ada.  Olahraga yang paling ampuh. Biasanya tekanan darahnya akan naik sendiri. Jadi bilang mau minum kopi saja. Jangan. Pastikan olahraga saja dan konsultasikan pada dokter ini (tekanan darah)aman atau tidak,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan agar setiap orang memeriksa tekanan darahnya secara rutin. “Know your number. Anda bisa pergi ke mall atau apotek untuk mengecek tekanan darah Anda sekarang. Kalau masih normal, enam bulan lagi cek lagi atau setahun lagi. Kalau tinggi cepat konfirmasi ke dokter,” ujarnya.

Kategori tekanan darah menurut American Heart Association

Untuk kategori normal, systolic mm Hg (angka atasn) kurang dari 120 dan diastolic mm Hg (angka bawah) kurang dari 80. Untuk kategori tinggi systolic mm Hg (angka atasn) 120-129 dan diastolic mm Hg (angka bawah) kurang dari 80.

Untuk kategori tekanan darah tinggi (hipertensi) level satu systolic mm Hg (angka atas) 130-139  atau diastolic mm Hg (angka bawah) 80-89. Untuk kategori tekanan darah tinggi level dua systolic mm Hg (angka atas)  140 atau lebih  atau diastolic mm Hg (angka bawah) 90 atau lebih
dan untuk kategori krisis hipertensi systolic mm Hg (angka atas) lebih dari 150 dan atau diastolic mm Hg (angka bawah) lebih dari 120. Konsultasikan ke dokter segera.

Jadi dari sekarang rajin-rajinlah mengecek tekanan darah dan menjaga angkanya di angka normal. Ini bisa dilakukan dengan  mulai mengubah gaya hidup Anda jadi ke arah yang lebih sehat.

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar