#olahraga#lari

Olahraga Lari Jadi Gaya Hidup

( kata)
Olahraga Lari Jadi Gaya Hidup
Dok Pacers

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan saat ini semakin tinggi. Terbukti saat ini semakin masyarakat yang bergabung dengan klub maupun komunitas olahraga.

 Salah satunya olahraga lari yang menjadi trend di kalangan masyarakat. Selain mudah, lari tidak perlu menggunakan teknik atau peralatan khusus, sehingga olahraga satu ini  banyak diminati terutama kalangan pria dewasa.

Seperti Pahoman Addicted Runners (Pacers), merupakan komunitas mewadahi orang-orang Lampung yang hobi olahraga lari.

Komunitas yang berdiri pada tahun 2012, awalnya bernama IndoRunners Lampung. Namun, pada tahun 2014 berganti menjadi Pacers.

Dibentuknya komunitas tersebut untuk memasyarakatkan olahraga lari kepada di Lampung. Bukan sekadar lari, tapi bagaimana berlari dengan teknik yang benar. 

Salah satu pelatih Pacers Rizky Okti Kurnia mengatakan, olahraga saat ini bukan hanya menjadi kebutuhan, tapi juga gaya hidup. Kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, membuat sebagian Masyarakat memutuskan untuk rajin berolahraga, salah satunya dengan cara lari.

" Saat ini juga semakin banyak klub atau komunitas lari, salah satunya karena memang minat dan kesadaran masyarakat untuk berolahraga semakin banyak," Kata Rizki

Menurutnya, banyak anggota  yang ikut bergabung dengan Pacers bukan hanya semata-mata untuk kesehatan, tapi juga menambah teman, sebab di olahraga semua ada, dengan latar belakang, dan backround yang berbeda , berkumpul jadi satu wadah.

" Disini semua bisa jadi teman, nambah pengalaman juga, sehingga banyak yang tertarik dan minat untuk bergabung," jelasnya.

Selain latihan rutin setiap hari di Stadion Pahoman, kegiatan Pacers selama ini salah satunya lari bersama yang dilakukan setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu baik bersama dengan sesama anggota, maupun masyarakat umum.

" Latihan rutin setiap sore ada, untuk yang lari  bareng juga ada. Setiap hari Sabtu saturday morning, dan Minggu sunday morning," jelasnya

Rizki menjelaskan, biasanya untuk rute lari yang dilakukan tergantung dengan kesepakatan. Berapa jarak tempuh yang akan diambil oleh para pelari, misalnya 5 Km berarti akan mengelilingi sekitar lokasi car free day, seperti,  A. Yani, sudirman,  Kartini, dan seterusnya. Untuk kegiatan lari rutin setiap akhir pekan, biasanya tidak hanya diikuti oleh para anggota Pacers, tapi juga masyarakat umum.

 

" Sebelumnya biasanya kita publis   kegiatan ini di medsos, sehingga banyak masyarakat yang tahu dan bergabung," paparnya

Ia berharap, dengan adanya komunitas lari ini, bisa menebarkan virus lari kepada masyarakat. Selain mudah, olahraga lari tidak memerlukan teknik cara khusus, sehingga bisa dilakukan oleh semua orang.

Selain untuk kesehatan dan hobi, tidak sedikit anggota Pacers yang menekuni olahraga lari, dan mengikuti berbagai ajang perlombaan tingkat daerah maupun tingkat nasional. Seperti Jakarta, Tengerang, Semarang, bahkan Bali.

" Bahkan ada yang sampai ke luar negeri juga kita kirim. Jadi di Pacers bukan hanya karena hobi, tapi profesional semua ada ," ungkapnya

Begitu juga dengan event kegiatan yang dilakukan  oleh lembaga atau perusahaan, yang melibatkan Pacers sebagai pengelola kegiatan.

" Setiap ada kegiatan lari, kita banyak terlibat baik sebagai Event Organizer (EO) maupun  manajemen. Dari sekian banyak olahraga, lari semakin kesini semakin banyak peminatnya, simpel dan mudah," pungkasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar