#narkoba#narkotika#sabusabu#polisiaktif

Oknum Polisi Dibekuk Gunakan Sabu-Sabu

( kata)
Oknum Polisi Dibekuk Gunakan Sabu-Sabu
Ilustrasi. Dok


Way Kanan (Lampost.co) -- Satnarkoba Polres Way Kanan meringkus dua pelaku, salah satunya oknum polisi aktif yang bertugas di Polsek Rebangtangkas, atas dugaan menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu di Kampung Lembasung, Kecamatan Blambanganumpu, Way Kanan, Jumat, 16 September 2022. Oknum petugas yang diamankan berinisial RI (26) bersama RR (29) yang merupakan warga Kampung Lembasung, Kecamatan Blambanganumpu, Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna, melalui Kasat Narkoba Iptu Sigit Barazili, membenarkan penangkapan satu oknum polisi aktif yang diduga menyalahgunakan narkoba bersama rekannya yang merupakan masyarakat biasa.

Penangkapan berawal adanya informasi dari masyarakat adanya  penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di Kampung Lembasung pada Selasa, 13 September 2022. Kemudian petugas langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Baca juga: Penggerebekan Arena Judi Koprok Diduga Bocor

Hasilnya diamankan 2 orang berikut barang bukti seperangkat alat isap bong serta pirex berisi kristal putih diduga narkoba jenis sabu-sabu sisa pakai dengan berat bruto 0.26 gram.

"Dari kedua orang tersebut, salah satunya merupakan anggota polisi aktif yang bertugas di Polsek Rebangtangkas," ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan, RR mengakui mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang bernama S, yang rencananya akan dipakai bersama-sama dengan oknum polisi tersebut.

Selanjutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pelaksanaan asesmen terpadu Team Assesment Terpadu Badan Narkotika Nasional Way Kanan yang terdiri dari Tim Hukum (BNN, Kejaksaan Negeri Way Kanan, dan Polres Way Kanan) serta Tim Medis (BNNP Lampung dan BNNK Way Kanan) disimpulkan kedua tersangka RR dan RI merupakan korban penyalahgunaan narkoba dan tidak terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

“Untuk saat ini proses masih terus berjalan sesuai undang-undang. Tim Opsnal terus melakukan penyelidikan terhadap pemasok barang haram tersebut,” ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar