kasuspemerasanberitalampung

Dua Anggota Ormas Pemeras Kades Dijerat 3 Pasal

( kata)
Dua Anggota Ormas Pemeras Kades Dijerat 3 Pasal
Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengadilan Negeri Tanjungkarang menjadwalkan sidang perdana Nomor Perkara 25/Pid.Sus-TPK/2020/PN Tjk dengan dua terdakwa atas nama Firmansyah dan Suparmin, pada 5 November 2020. Keduanya diketahui anggota oraganisasi masyarakat (ormas) setempat.

Firmansyah dan Suparmin serta saksi Himawan Santoso dan Hendir Widio Harjoko (PNS) diancam; Pertama, Pasal 12 huruf e Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001 tentang Perubahan atas UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHAP.

Kedua, Pasal 11 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHAP. Ketiga, Pasal 5 Ayat (2) UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Irwan Aprianto, kuasa hukum Himawan, mengatakan keempat terdakwa akan menjalani sidang pada jam dan hari yang sama. "Kalau dilihat dari waktu dan hari, mereka sidang berbarengan. Tapi untuk dakwaan apakah dijadikan satu belum tahu, ita lihat pas sidang nanti," kata Irwan, Minggu 1 November 2020.

Irwan juga tak mau berandai-andai apakah nanti akan mengajukan esepsi. Dia melihat kliennya masih punya kesempatan menang di pengadilan. 

Kasi Penerangan Hukum Kejari Bandar Lampung menjelaskan, Firmansyah dibantu Suparmin diduga kuat menakut-nakuti seorang kepala desa terkait pungutan PTSL desa. Keduanya juga dibantu Himawan Santosa dan Hendri Widio Harjoko memeras korban untuk menyerahkan sejumlah uang agar laporan yang ditanggani Inspektorat Kabupaten Lamtim ditutup.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar