Pemerkosaanpolresta

Oknum Guru SMP Cabuli Anak Tiri

( kata)
Oknum Guru SMP Cabuli Anak Tiri
Ilustrasi.Dok


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Seorang guru SMP berinisial A (52), warga Tanjungkarang Pusat, ditangkap unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polresta Bandar Lampung, pada Senin 14 desember 2020. Ia ditangkap karena mencabuli anak tirinya, wanita 17 tahun.

Ketua Komnas PA/LPA Bandar Lampung, Ahmad Apriliandi Passa mengatakan, pihaknya menerima laporan dari korban yang didampingi sang ibu, meminta pendampingan dan pemulihan psikologis. "Saat melapor memang korban masih trauma," ujarnya, Rabu 16 desember 2020.

Ketika berkonsultasi, korban dan ibunya memaparkan perbuatan ayah tirinya yang terjadi pada 10 Desember 2020. Modusnya, A memberikan minuman perangsang, hingga korban merasa nyaman, dan setengah sadar. Awalnya korban hanya diam usai dicabuli. Namun, tiga hari berselang korban cerita ke ibu kandungnya.

"Setelah kejadian baru korban sadar ayah tirinya menyetubuhinya. Setelah laporan ditindaklanjuti, pelaku ditangkap di kediamannya. Kami apresiasi respon Polresta Bandar Lampung," paparnya.

Komnas PA/LPA Bandar Lampung mengutuk keras perbuatan pelaku dan berharap dihukum seberat-beratnya. Apalagi pelaku berstatus aparatur sipil negara.

"Tidak memberikan contoh yang baik sebagai pengajar sehingga dengan hukuman ini benar-benar membuat pelaku jera, paparnya.

Sementara, Sekretaris Komnas PA/LPA Bandar Lampung Donal Andrias mengatakan, LPA menghubungi psikiater Mitra Komnas PA Bandar Lampung dan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuam dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Bandar Lampung terkait peristiwa tersebut.

"Kami minta Dinas P3A Kota Bandar Lampung untuk memfasilitasi korban untuk segera dilakukan trauma healing oleh psikiater," katanya. 

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Mualana membenarkan penangkapan tersebut. "Benar, sekarang masih proses pemeriksaan," paparnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar