OTTlampungtimur

Pegawai Inspektorat Lamtim yang Terjaring OTT Acap Memeras Kades

( kata)
Pegawai Inspektorat Lamtim yang Terjaring OTT Acap Memeras Kades
Ruang Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung.Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung menangkap pegawai Inspektorat Lampung Timur di Kecamatan Batanghari Nuban, Minggu, 5 Juli 2020, dalam operasi tangkap tangan (OTT). Dari empat orang yang ditangkap, dua berstatus aparatur sipil negara (ASN) Inspektorat Lamtim. Dua lainnya diduga kepala desa dan anggota lembaga swadaya masyarakat.

Sumber Lampost.co di kepolisian mengatakan, pegawai Inspektorat tersebut kerap membuat resah kepada desa di Lampung Timur. Dia sering memeras. Kedua pegawai Inspektorat itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dari tangan mereka disita bukti uang Rp65 juta.

Wadirreskrimsus Polda Lampung AKBP Teddy Ristiawan tidak menampik ada OTT pegawai Inspektorat Lamtin. Tapi, dia belum mau merinci. "Langsung konfirmasi ke Pak Dir (Dirkrimsus Polda Lampung Komisaris Besar Ade Safri Simanjuntak-Red.), biar lebih tepat," kata Teddy, Senin, 6 Juli 2020.

Namun, saat dikonfirmasi, Ade tidak mau mengonfirmasi OTT di Inspektorat Lamtim. "Mohon waktu, masih ada giat," Ade menjawab singkat.

Sementara pemantauan Lampost.co di ruang Subdit III Tipikor Polda Lampung, pada Senin, 6 Juli 2020, terlihat sepi. Tidak terlihat adanya kegiatan, seperti pemeriksaan, karena ruangan tersebut tertutup.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar