#ojk#ekbis#beritanasional#perbankan

OJK Pacu Akselerasi Transformasi Digital Perbankan

( kata)
OJK Pacu Akselerasi Transformasi Digital Perbankan
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Anggota Dewan Komisioner OJK, Heru Kristiyana saat konferensi pers penerbitan 3 POJK secara virtual, Senin, 23 Agustus 2021. Lampost.co/Triyadi


Bandar Lampung (Lampost.co) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memacu perbankan untuk mengakselerasi transformasi produknya dengan berbasis digital. Hal tersebut ditunjukkan dengan penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12 tahun 2021 tentang Bank Umum dan POJK 13 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum.

Regulasi itu untuk mendukung transformasi bank menghadapi era bank 4.0 dan pencapaian arah kebijakan OJK 2021-2025 untuk akselerasi transformasi digital.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Anggota Dewan Komisioner OJK, Heru Kristiyana, mengatakan pihaknya mengeluarkan tiga POJK untuk mendorong perbankan mengikuti perubahan dinamika global akibat pandemi Covid-19.

"Diterbitkannya POJK ini karena mencermati dinamika global yang berkembang dengan cepat dipicu dengan adanya pandemi covid-19,” kata Heru saat konferensi pers penerbitan 3 POJK secara virtual, Senin, 23 Agustus 2021.

OJK juga melihat ekosistem perbankan terus berubah dan dipercepat pandemi covid-19. Ditambah perubahan harapan masyarakat terhadap pelayanan perbankan yang cepat dan inovatif. Untuk itu perlu landasan yang kuat untuk perbankan agar bisa memberikan kontribusi yang maksimal bagi geliat perekonomian.

POJK itu juga untuk menjawab berbagai tantangan dan tuntutan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Sebab, masyarakat saat ini ingin mendapatkan layanan bank dengan tidak lagi datang ke ATM atau ke kantor bank di masa pandemi. Kalau bank tidak mempunyai layanan-layanan yang cepat secara digital, dipastikan akan ditinggalkan nasabah.

"Perlu landasan untuk mempersiapkan industri perbankan Indonesia yang cepat dan adaptif dalam menghadapi perubahan yang cepat dan berbagai tantangan kedepannya," katanya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar