#orderanfiktif#penipuan#ojk

OJK Imbau Warga Lampung Jeli saat Transaksi Online

( kata)
OJK Imbau Warga Lampung Jeli saat Transaksi <i>Online</i>
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Way Sekampung, Bandar Lampung. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti fenomena maraknya penipuan dalam perdagangan online atau e-commerce baik yang menimpa penjual maupun pembelinya.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto mengatakan, meskipun hal itu tidak masuk dalam ranah pengawasan OJK dan Satgas Waspada Investasi karena tidak berhubungan dengan lembaga keuangan, namun pihaknya tetap mengimbau agar warga tetap berhati-hati.

"Kami minta masyarakat lebih jeli dalam melakukan transaksi jual-beli, apalagi secara online," katanya kepada Lampost.co, Rabu, 28 Juli 2021.

Baca: Toko Kulkas hingga Pedagang Pempek di Bandar Lampung Tertipu Orderan Fiktif

 

Ia mengajak warga untuk berbelanja secara lebih aman melalui marketplace atau lokapasar yang sudah dikenal. Bambang menjelaskan, di lokapasar terpecaya, uang yang dibayarkan tidak akan ditransfer kepada penjual sebelum barang pesanan diterima, begitu pun sebaliknya. 

Dia juga mengatakan, apabila dinilai merugikan warga juga dapat melaporkan kepada lembaga yang melayani pengaduan konsumen transaksi online atau dilaporkan pihak berwajib.

"Seharusnya bisa ditindaklanjuti karena ada indikasi dugaan tindak pidana penipuan," katanya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar