#beritalampung#beritalampungterkini#kur#kreditusaharakyat#ojk

OJK Catat Realisasi KUR di Lampung hingga September 2022 Rp8,6 Triliun

( kata)
OJK Catat Realisasi KUR di Lampung hingga September 2022 Rp8,6 Triliun
Kepala OJK Lampung Bambang Hermanto saat peluncuran KUR dan asuransi terintegrasi melalui e-KPB dan penandatanganan MoU Pemerintah Provinsi Lampung dengan perbankan dan Pupuk Indonesia di Ballroom Hotel Novotel, Rabu, 2 November 2022. Lampost.co/Atik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung mencatat hingga September 2022 realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sektor pertanian di kabupaten/kota se-Lampung mencapai Rp8,6 triliun. Pencapaian itu 78,96 persen dari target Rp10,9 triliun.

Kepala OJK Lampung, Bambang Hermanto, menjelaskan hal itu saat peluncuran KUR dan asuransi terintegrasi melalui e-KPB dan penandatanganan MoU Pemerintah Provinsi Lampung dengan perbankan dan Pupuk Indonesia di Ballroom Hotel Novotel, Rabu, 2 November 2022.  

Baca juga: Pemprov Lampung Catat PAD Capai 74,25 Persen Hingga Oktober 2022 

"Realisasi KUR di Lampung sampai September 2022 mencapai Rp8,6 triliun dari target Rp10,9 triliun atau tercapai 78,96 persen. Nilai itu diharapkan bisa terealisasikan dengan maksimal melalui e-KPB," katanya.

Dia mengatakan hingga saat ini sejumlah lembaga buat tertarik dan bergabung e-KPB. Hingga kini sudah ada tiga lembaga yang akan bergabung e-KPB untuk penyaluran KUR hingga pemberian asuransi kepada para petani.

"Sebelumnya yang bergabung e-KPB baru empat lembaga, yaitu BNI, Mandiri, Bank Lampung, dan Jasindo. Tapi sekarang bertambah tiga, yaitu BRI, Bank Raya, dan BPJS Ketenagakerjaan dan mungkin ada satu lagi yang akan masuk dari Bank Syariah Indonesia," ujarnya.

Banyaknya lembaga yang tergabung dan terintegrasi dalam e-KPB dapat mendorong serta memberikan kemudahan kepada para petani dalam mendapatkan KUR dan juga asuransi.

"Diharapkan dengan semakin banyaknya lembaga jasa keuangan yang ikut program e-KPB, ini bisa mendukung program kerja gubernur Lampung dalam memberikan kemudahan untuk petani. Kami juga akan terus mengawal program ini," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar