#pariwisata#pandemi

Objek Wisata di Pesawaran Kembali Dibuka 25 September

( kata)
Objek Wisata di Pesawaran Kembali Dibuka 25 September
Pulau Tegal Mas salah satu tempat wisata favorit yang ada di Kabupaten Pesawaran. Foto: Istimewa


Pesawaran (Lampost.co) -- Seluruh objek wisata yang berada di Pesawaran akan dibuka kembali mulai 25 September 2021.

Keputusan ini dipastikan setelah pemkab Pesawaran melayangkan surat edaran izin beroperasi kembali untuk para pelaku wisata yang ada di Bumi Andan Jejama di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Partayasa didampingi Kepala Bidang Destinasi dan Industri Dinas Pariwisata Pesawaran, Yudiana mengatakan, adanya penurunan kasus terkonfirmasi positif covid dan juga penurunan status zonasi Kabupaten Pesawaran ke zona kuning, menjadi dasar putusan kembalinya beroperasi destinasi wisata di pesisir Pesawaran.

"Berdasarkan hasil rapat bersama dengan Satgas covid-19 Kabupaten Pesawaran dan pemilik/pengelola destinasi wisata serta pokdarwis, dan juga keberlangsungan usaha pariwisata yang ada, maka 25 September mendatang destinasi wisata diperbolehkan untuk beroperasi kembali," ujarnya, Kamis, 23 September 2021.

Meskipun sudah memberikan izin, lanjut Ketut, pihak pengelola wisata harus dapat mengedepankan protokol kesehatan secara ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu 5M.

"Pihak pengelola juga harus membatasi jam kunjungan dan jumlah pengunjungnya juga dibatasi 50% dari total kapasitas pengunjung yang bisa ditampung serta pengunjung juga harus menunjukan kartu vaksin. Lalu pengelola wisata harus menerapkan destinasi yang Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE)," ujar dia.

Pihaknya mengingatkan, apabila ada destinasi wisata yang ditemukan pelanggaran terkait prokes makan akan diberikan sanksi mulai dari yang ringan hingga berat.

"Pemberian sanksinya yang jelas terukur dan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, kemudian yang terberat sampai penutupan dan pencabutan izin usaha destinasi wisata atau usaha pariwisata yang bersangkutan," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar