#narkoba#sabu#jaksa

Nyabu di Ruang Kerja, Jaksa Rengga Dituntut 10 Bulan Penjara

( kata)
Nyabu di Ruang Kerja, Jaksa Rengga Dituntut 10 Bulan Penjara
Polda Lampung saat memaparkan kasus narkotika yang melibatkan oknum jaksa beberapa waktu lalu. Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Terdakwa Rengga Puspa Negara, seorang Jaksa Fungsional Kejari Pesawaran, dituntut 10 bulan penjara pada sidang di PN Kelas IA Tanjungkarang, Senin, 26 Juli 2021. Rengga bersama sejumlah ASN lingkup pengadilan terbukti mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iskandarsyah mengatakan, perbuatan Rengga melanggar pasal 127 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Baca juga: Polisi Beberkan Kronologi Penangkapan Oknum Jaksa Terkait Narkoba

"Menuntut terdakwa Rengga Puspa Negara dengan pidana penjara selama 10 bulan," ujar JPU.

Sementara dua terdakwa lainnya yakni Handro Yuricki (36), Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Gedongtataan (Pesawaran), dan Ali Ferdian (28), PNS Pengadilan Negeri Blambangan Umpu (Way Kanan) yang sedang dalam proses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), juga dituntut 10 bulan penjara.

Dalam pemaparan JPU, dari keterangan saksi dan fakta persidangan, Rengga bersama Ali dan Roni mengkonsumsi narkoba jeni sabu pada 8 Februari 2021, di ruangan kerja kediaman Rengga di Sukabumi, Bandar Lampung.

Sebelumya sidang tuntutan terhadap terdakwa sudah ditunda sebanyak tiga kali, dengan alasan JPU belum siap membacakan tuntutan.

Terpisah, Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan, status Rengga saat ini nonaktif, dan tengah dalam proses rehabilitasi.

"Proses hukum tetap berjalan sesuai asas equality before the law yang mengedapankan semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum,"  ujar Andrie.

Terkait sanksi, Kejati Lampung menunggu putusan pengadilan dahulu, lalu memberikan sanski terhadap Rengga.

"(Putusan) sebagai salah satu pertimbagan tindakan dan sanksi yang akan diambil selanjutnya terhadap yang bersangkutan," katanya.

Sidang selanjutnya akan digelar pada Senin, 2 Agustus 2020, dengan agenda pledoi.

Winarko







Berita Terkait



Komentar