#budikdamber#beritalampung

Nunik Dukung Budi Daya Ikan Dalam Ember 

( kata)
Nunik Dukung Budi Daya Ikan Dalam Ember 
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Image

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Upaya pengentasan Kemiskinan melalui kemandirian pangan yang dicanangkan Pemprov Lampung  direspons positif oleh masyarakat. Salah satunya budi daya ikan dalam ember (Budikdamber) yang dilakukan Juli Nursandi, seorang Dosen Politeknik Negeri Lampung yang memperkenalkan pertama kali teknik Budikdamber.

Budikdamber merupakan konsep pertanian budidaya ikan di dalam ember dengan sistem aquaponik yang selain mampu menghasilkan ikan juga menghasilkan sayuran di atasnya. Teknik ini juga hanya memerlukan lokasi yang sempit seperti memanfaatkan pekarangan rumah, portabel, hemat air dan tidak membutuhkan listrik. Melalui teknik ini, sayuran nantinya bisa dipanen 2-3 minggu sedangkan ikan bisa dipanen 2,5 bulan hingga 3 bulan.

"Budikdamber menjadi solusi akan kebutuhan pangan rumah tangga dan memberikan kemandirian bagi masyarakat," kata Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim saat mengunjungi lokasi Budidaya ikan tersebut di wilayah Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, Senin,2 Desember 2019.

Kemudian ia mengatakan dengan menerapkan Budikdamber ia ingin warga di Lampung ini mandiri dan tidak membiarkan lingkungan sekitar rumahnya kosong atau tidak terpakai untuk dijadikan produktif.

Hal tersebut sangat bisa untuk dijadikan gerakan bersama. Apalagi teknik Budikdamber ini juga sebagai upaya penanganan persoalan faktor kemiskinan yang salah satunya adalah beban rumah tangga. 

"Jadi pemenuhan kebutuhan rumah tangga seperti sayuran termasuk ikan yang merupakan kebutuhan pangan, itu menjadi beban paling tinggi yang menyebabkan kemiskinan. Ini miris, padahal sebenarnya banyak ruang-ruang terbuka di sekitar rumah yang bisa dimanfaatkan," katanya.

Sementara itu, Pendiri Budikdamber Aquaponik Juli Nursandi mengatakan Budikdamber merupakan pertanian masa depan karena sistem ini hanya membutuhkan lahan yang sempit tidak sampai 1 meter namun sudah bisa menghasilkan ikan dan sayuran. Juli mengatakan bahwa siapapun boleh belajar ditempatnya dan selain itu dirinya juga membagikan teknik melakukan Budikdamber melalui akun media sosialnya.

"Sistem Budikdamber salah satu sistem sederhana dari aquaponik, dimana aquaponik adalah sistem budidaya menggabungkan budidaya ikan dan sayuran. Ikannya kita kasih makan dengan pelet, pelet nanti akan diuraikan bakteri menjadi pupuk, pupuknya akan diserap oleh tanaman," ujar Juli. 

 

 

Setiaji Bintang Pamungkas

Berita Terkait

Komentar