#ramadan#nu

NU Imbau Masyarakat Patuhi Prokes saat Ibadah Ramadan

( kata)
NU Imbau Masyarakat Patuhi Prokes saat Ibadah Ramadan
Ibadah ramadan. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (lampost.co) -- Pemerintah mengeluarkan panduan pelaksanaan ibadah untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 selama Ramadan. Panduan itu disampaikan dalam surat edaran Menteri Agama nomor 4 tahun 2021.

Terkait hal itu, Sekretaris PWNU Lampung, Arianto Munawar, mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama menjalani ibadah ramadan.

Untuk itu, PBNU pun mengeluarkan panduan dalam beribadah ramadan di tengah pandemi. Hal itu sebagai bentuk dukungan pada pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Diharapkan masyarakat khususnya Nahdliyyin untuk beribadah sesuai prokes," ujarnya, Selasa, 13 April 2021.

Dia melanjutkan, meski diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah, seperti tarawih, tadarus, dan itikaf, pengurus masjid harus memperhatikan pembatasan kapasitas. Dalam kegiatan berjemaah, masjid hanya boleh diisi 50 persen dari total kapasitas.

Kemudian, hal itu juga berlaku untuk kegiatan tausiah yang melibatkan jemaah. Ceramah hanya diperbolehkan maksimal selama 15 menit.

Dakwah yang diberikan harus mencerdaskan dan mengedepankan esensi serta nilai-nilai ajaran Islam. Penceramah wajib menghindari materi yang bersifat provokatif dan cenderung menyebarkan kebencian. "Untuk salat Idulfitri juga meski boleh, tapi tetap harus patuhi prokes," ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar