#pertanian#bps

Nilai Tukar Petani Lampung Naik 0,92%

( kata)
Nilai Tukar Petani Lampung Naik 0,92%
Perkembangan NTP Lampung. Dok BPS


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Nilai tukar petani (NTP) Provinsi Lampung naik sebesar 0,92%. Hal itu berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung.

NTP Lampung Juni 2021 untuk masing-masing subsektor tercatat subsektor padi dan palawija (92,08), hortikultura (94,45), tanaman perkebunan rakyat (111,06), peternakan (102,84), perikanan tangkap (104,78), dan perikanan budidaya (101,46). Dengan demikian NTP Lampung tercatat sebesar 100,80.

"Nilai tukar petani subsektor tanaman perkebunan rakyat menjadi yang tertinggi senilai 111,06," kata Kepala BPS Provinsi Lampung, Faizal Anwar, Kamis, 1 Juli 2021.

Kemudian pada Juni 2021, subsektor yang mengalami kenaikan indeks antara lain tanaman padi dan palawija, tanaman perkebunan rakyat, dan peternakan. Sedangkan subsektor lainnya mengalami penurunan indeks, yaitu pada komoditas subsektor hortikultura, perikanan tangkap, dan perikanan budidaya seperti pada harga beberapa jenis sayuran, buah-buahan, penangkapan laut, dan budidaya air payau.

Secara rinci, kelompok makanan, minuman, dan tembakau turun 0,076 persen, kelompok pakaian dan alas kaki naik 0,119%, kelompok perumahan, alat listrik, dan bahan bakar lainnya naik 0,112%, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 0,220%, kesehatan naik 0,001%, transportasi mengalami kenaikan 0,167%, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan naik 0,041%.

Selanjutnya kelompok rekreasi, olahraga dan budaya turun 0,247% dan perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 0,162 persen. Sedangkan kelompok yang tidak mengalami perubahan pada pendidikan dan penyediaan makanan dan minuman/restoran.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar