#BPS#Petani

Nilai Tukar Petani Lampung Naik 0,47 Persen

( kata)
Nilai Tukar Petani Lampung Naik 0,47 Persen
BPS menyampaikan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung periode September 2021.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung periode September 2021 naik sebesar 103,40 atau 0,47% dibanding NTP bulan sebelumnya. Subsektor tanaman perkebunan rakyat merupakan NTP tertinggi dengan nilai 115,87.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Riduan mengatakan, NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

"NTP Provinsi Lampung September 2021 sebesar 103,40 atau naik 0,47% dibanding NTP bulan sebelumnya. Peningkatan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,26% dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang turun sebesar 0,21%," katanya dalam kanal youtube BPS Lampung, Jumat, 1 Oktober 2021.

NTP Provinsi Lampung September 2021 untuk masing-masing subsektor tercatat Subsektor Padi & Palawija (NTP-P) (93,65), Hortikultura (NTP-H) (93,05), Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-Pr) (115,87), Peternakan (NTP-Pt) (104,39), Perikanan Tangkap (106,47), dan Perikanan Budidaya (101,68).

Pada September 2021 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Provinsi Lampung sebesar 0,37% yang disebabkan oleh penurunan indeks kelompok makanan, minuman, dan tembakau; perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga; dan transportasi.

"Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Lampung September 2021 sebesar 104,00 atau naik 0,03% dibanding NTUP bulan sebelumnya," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar