#pemprov#proyek

Nilai Ratusan Paket Tender di Pemprov Lampung Capai Rp911 Miliar

( kata)
Nilai Ratusan Paket Tender di Pemprov Lampung Capai Rp911 Miliar
Ilustrasi proyek. Dok MI


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Provinsi Lampung mencatat sebanyak 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mengajukan tender dengan total 181 paket. 


"Kami sudah melakukan tender sebanyak 181 paket dengan nilai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sebesar Rp911,97 miliar. Sementara nilai Harga Perkiraan Sementara (HPS) sebesar Rp838,36 miliar," kata Kepala Biro PBJ Provinsi Lampung, Slamet Riyadi, Senin, 23 Mei 2022.

Baca: Pj Bupati di Lampung Diminta Berbagi Waktu dengan Tugas Kedinasan

 

Ia mengatakan, dari ratusan paket tersebut, sebanyak 93 di antaranya sudah menyelesaikan tender.

"Total nilai pagu DPA-nya sebesar Rp129 miliar, sedangkan HPS senilai Rp124,69 miliar," kata dia. 

Slamet menyebut, paket yang sudah selesai tersebut di antaranya di Biro Umum Sekrerariat Daerah (Setda) Provinsi Lampung sebanyak dua paket dengan nilai pagu DPA sebesar Rp4,42 miliar, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) sebanyak 52 paket dengan nilai Rp68,19 miliar, dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) sebanyak dua paket dengan pagu Rp3,52 miliar. 

"Selanjutnya, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung sebanyak dua paket dengan nilai pagu DPA Rp3,12 miliar, dan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek sebanyak tujuh paket dengan nilai Rp29,16 miliar," ungkap dia.  

Kemudian Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) sebanyak satu paket dengan nilai Rp1,1 miliar, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya sebanyak 20 paket dengan nilai pagu Rp12,48 miliar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) sebanyak dua paket dengan nilai pagu Rp2,37 miliar, Dinas Perhubungan (Dishub) sebanyak dua paket dengan pagu senilai Rp1,13 miliar, Dinas Kesehatan (Dinkes) sebanyak satu paket dengan nilai Rp1,27 miliar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebanyak satu paket dengan pagu Rp982,68 juta, dan Biro Kesra Setda Provinsi Lampung senilai Rp1,23 miliar.

"Masih ada 88 paket dalam proses tender. Sebanayak 47 paket ada di Dinas BMBK dengan nilai Rp706,26 miliar, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya sebanyak senilai Rp54,69 miliar," kata dia. 

Sementara paket yang belum selesai menjalankan tender ada di Dishub sebanyak dua paket dengan nilai Rp486,28 juta, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sebanyak satu paket dengan nilai Rp231,12 juta, dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebanyak  paket dengan nilai Rp1,46 miliar.

"Terakhir di Biro Kesra Setda dengan nilai Rp19,82 miliar," papar dia. 

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar