SNMPTN

Nilai Rapor Jadi Indikator Pemeringkatan Siswa pada SNMPTN

( kata)
Nilai Rapor Jadi Indikator Pemeringkatan Siswa pada SNMPTN
Ilustrasi. Dok Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Proses pendaftaran SNMPTN telah memasuki tahap pemeringkatan siswa. Tahapan tersebut dijadwalkan mulai 15 Januari hingga 8 Februari 2020.

Kepala SMAN 2 Bandar Lampung Jumani mengatakan pemeringkatan dilakukan menggunakan nilai rapor siswa. Nilai yang digunakan yakni nilai rapor siswa sejak semeseter 1 hingga 5. Hal itu dilakukan langsung oleh pihak sekolah.

Menurutnya pada tahap tersebut pihak sekolah akan mengambil 40 persen siswa berdasarkan urutan nilai. Terkait hal itu pihaknya mengaku tak mendapatkan kesulitan.

"Nilainya kan sudah ada tinggal kita saja 40 persen, jadi pihak sekolah tidak ada kebingungan," kata Jumani, Rabu, 15 Januari 2020.

Pemeringkatan itu berdasarkan nilai mata pelajaran yang diujikan. Untuk jurusan IPA matematika, fisika, biologi, kimia, bahasa inggris dan bahasa indonesia. Sedangkan untuk IPS adalah geografi, ekonomi, sejarah, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, serta matematika.

"Nilai-nilai tersebut juga sudah ada dalam dapodik, karena sekolah menginput secara berkala," tuturnya.

Sementara, Kepala SMAN 9 Bandar Lampung Suharta meyakini nilai tersebut tidak bisa direkayasa. Hal itu karena nilai yang di input mesti sinkron dengan data dalam dapodik.

Menurutnya, jika nilai tidak sinkron maka akan terjadi eror. Selain itu siswa akan bermasalah nantinya jika lulus ke perguruan tinggi.

"Nilai itu sudah ada dalam dapodik karena sekolah wajib menginput secara berkala dan tak bisa di rubah," terang ketua PGRI itu.

Winarko



Berita Terkait



Komentar