#rerie#harkitnas

Nilai Kebangsaan Perlu Dibangkitkan pada Pemuda

( kata)
Nilai Kebangsaan Perlu Dibangkitkan pada Pemuda
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Semangat Hari Kebangkitan Nasional diharapkan mampu membangkitkan nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki anak bangsa. Hal itu bisa menjadi modal menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi di masa depan.

"Saya meyakini sebagian anak bangsa memiliki nilai-nilai luhur yang diwarisi pendiri bangsa. Buktinya saat terjadi bencana nasional, jutaan masyarakat bersatu dan bergerak secara suka rela menyumbangkan harta bendanya untuk membantu korban bencana," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Kamis, 20 Mei 2021.

Menurut dia, saat ini bangsa Indonesia membutuhkan momentum untuk membangkitkan nilai-nilai kebangsaan yang ada di setiap anak bangsa.

Berbagai upaya kreatif, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, sangat diperlukan untuk menciptakan momentum tersebut.

Nilai-nilai kebangsaan yang diwarisi para pendiri bangsa terkandung dalam Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan UUD 1945. Keempatnya biasa disebut empat konsensus kebangsaan itu. Hal itu sangat relevan untuk menjadi dasar bersikap bagi anak bangsa menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, tambah anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, seperti antara lain upaya pengendalian Covid-19, persatuan dan nasionalisme serta kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan warisan para pendiri bangsa.

Nilai-nilai persatuan, gotong-royong dan nasionalisme yang terkandung dalam empat konsensus kebangsaan itu diharapkan mampu menjawab tantangan yang dihadapi anak bangsa saat ini.

Selain menciptakan momentum untuk membangkitkan semangat anak bangsa dalam menjawab setiap tantangan, para pemangku kepentingan juga berkewajiban menanamkan nilai-nilai kebangsaan itu kepada generasi anak bangsa yang sama sekali belum memilikinya.

Pada tahapan tertentu juga, pembangunan bangsa ini tercipta ruang kosong karena para pemangku kepentingan di masa lalu sempat abai dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan terhadap anak bangsa.

“Agar bangsa ini bisa segera bangkit, berbagai upaya untuk membangkitkan nilai-nilai kebangsaan dari anak bangsa harus terus dilakukan. Lewat menanamkan nilai-nilai tersebut dan berbagai upaya untuk membangkitkannya,” ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar