#investasi#ekbis#beritalampung

Nilai Investasi Bandar Lampung di Triwulan I Meningkat 1,06 Persen

( kata)
Nilai Investasi Bandar Lampung di Triwulan I Meningkat 1,06 Persen
Alinda Wati Kabid Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Bandar Lampung. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co): Besaran nilai investasi Kota Bandar Lampung triwulan I tahun 2020 pada Penanaman Modal Asing (PMA) mengalami peningkatan sebesar 1,06 persen.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandar Lampung Fachrudin melalui Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal Alinda Wati mengatakan jika dibandingkan pada triwulan I tahun 2019 lalu, untuk triwulan I 2020 ini dinilai mengalami peningkatan.

Jumlah besaran investasi PMA triwulan I tahun 2019 sekitar Rp8,9 triliun, sedangkan pada triwulan I tahun 2020 ini nilai investasinya sebesar Rp9 triliun. 

"Kenaikan di bidang sektor sekunder jumlah proyek 14 dengan nilai investasi sekitar Rp72 miliar atau 1.45 persen, terdiri dari  industri makanan dengan jumlah proyek 12 dan industri kimia dengan jumlah proyek 2," ujar Alinda Wati, Senin, 29 Juni 2020.

Kemudian kenaikan di bidang sektor tersier jumlah proyek 24 nilai investasi Rp22 miliar atau 0,63 persen. Terdiri dari perdagangan dan reparasi dengan jumlah proyek 7 nilai investasi Rp11 miliar. Hotel dan restoran dengan jumlah proyek 4 nilai investasi sekitar Rp471 juta.

"Perumahan dan kawasan industri real estate atau properti perumahan dengan jumlah proyek 4 nilai investasi Rp11 miliar. Jasa lainnya dengan jumlah proyek 5 nilai investasi Rp76 juta. Sehingga total keseluruhan dengan jumlah proyek 38 dan nilai investasi sekitar Rp95 miliar," ungkapnya. 

Lalu untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pun mengalami kenaikan atau peningkatan sebesar 5,99 persen. Dimana pada tahun 2019 lalu nilai investasi Rp1,9 triliun, sedangkan tahun 2020 di triwulan I sekitar Rp2 triliun. 

"Kenaikan terjadi pada sektor sekunder jumlah proyek 12 nilai investasi Rp43 miliar. Dan di bidang sektor tersier jumlah proyek 59 nilai investasi Rp71 miliar, sehingga total keseluruhan dengan jumlah proyek 71 dan nilai investasi sebesar Rp115 miliar," pungkasnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar