#CPNS#CPNS2021

Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021 Resmi Ditetapkan

( kata)
Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021 Resmi Ditetapkan
Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) resmi menetapkan nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021.


Sukadana (Lampost.co) -- Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) resmi menetapkan nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021.

Penetapan batas nilai atau passing grade SKD CPNS tersebut tertuang dalam Keputusan MenPAN RB No.1023 tahun 2021, tanggal 26 Juli 2021, tentang nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar pengadaan pegawai negeri sipil tahun anggaran 2021.

"Nilai ambang batas SKD untuk tes seleksi penerimaan CPNS 2021 sudah ditetapkan oleh Men PAN RB melalui Keputusan No.1023 tahun 2021, tanggal 26 Juli 2021, tentang nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar pengadaan pegawai negeri sipil tahun anggaran 2021,” kata Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Seleksi Penerimaan CPNS dan calon PPPK, Pemkab Lamtim, Moch Jusuf, Kamis, 29 Juli 2021.

Dalam Keputusan MenPAN RB No.1023 tahun 2021 itu disebutkan bahwa SKD meliputi tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). Jumlah butir soal dalam SKD adalah 110 soal, dengan perincian TWK sejumlah 30 soal, TIU (35 soal), dan TKP (45 soal). 

Ke-110 butir soal dikerjakan dengan durasi waktu 100 menit, kecuali untuk pelamar penyandang disabilitas durasi waktu pengerjaannya adalah 130 menit.  Adapun nilai ambang batas SKD yakni TWK nilainya 65, TIU 80, dan TKP 166. Sementara untuk nilai kumulatif tertinggi SKD adalah 550 dengan perincian, TWK (150), TIU (175) dan TKP (225). 

Selanjutnya dalam Keputusan Men PAN RB itu juga disebutkan bahwa nilai ambang batas dikecualikan untuk pelamar yang mendaftar pada penetapan kebutuhan khusus yaitu, lulusan terbaik dengan predikat pujian atau cumlaude, diaspora, penyandang disabilitas dan putra-putri Papua dan Papua Barat.

Nilai ambang batas SKD untuk pendaftar dari lulusan terbaik dengan predikat pujian atau cumlaude dan pendaftar dari diaspora, nilai kumulatif SKD paling rendah 311 dengan nilai TIU paling rendah 85.

Kemudian untuk pendaftar dari penyandang disabilitas, nilai kumulatif SKD paling rendah 286 dengan nilai TIU paling rendah 60. Sementara untuk pendaftar khusus putra-putri Papua dan Papua Barat, nilai kumulatif SKD paling rendah 286 dengan nilai TIU paling rendah 60.

Winarko







Berita Terkait



Komentar