#siswaberprestasi#humaniora#lulusanterbaik#unila

Niken Angraini Lulusan Terbaik FEB Unila Periode November 2018

( kata)
Niken Angraini Lulusan Terbaik FEB Unila Periode November 2018
Dekan FEB Unila, Satria Bangsawan (tengah) berfoto bersama sejumlah lulusan yang menjadi lulusan terbaik pada tingkat program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma III, saat yudisium calon wisudawan FEB Unila periode November 2018. Foto: Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mahasiswa program sarjana (S1) program studi Akuntansi, Universitas Lampung, Niken Angraini menjadi lulusan terbaik pertama tingkat Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Niken Angraini memperoleh IPK 3,80 dengan predikat Dengan Pujian.

Hal ini diketahui saat Niken Angraini mengikuti yudisium calon wisudawan FEB Unila periode November 2018, di student center fakultas setempat, Rabu (21/11/2018). Niken Angraini tampak gembira saat didaulat FEB Unila sebagai lulusan terbaik pertama tingkat fakultas.

Dekan FEB Unila, Satria Bangsawan mengatakan didaulat Niken Angraini sebagai lulusan terbaik tingkat fakultas berdasarkan IPK yang diraih, masa mengikuti studi dan aktivitas kemahasiswaan, publikasi ilmiah atau prestasi nonakademik yang diraih mahasiswa selama menempuh pendidikan di FEB Unila.

Untuk memperoleh itu, menurut dia mahasiswa harus bersungguh-sungguh serta konsisten dalam mengikuti proses pembelajaran yang dilaksanakan fakultas. Menurutnya melahirkan lulusan berprestasi sudah menjadi tanggung jawab pihaknya.

“Sudah menjadi tanggung jawab kami dalam melahirkan lulusan berkualitas. Kami ingin seluruh mahasiswa belajar di sini mampu mengukir prestasi gemilang sehingga ilmu yang diperoleh mampu dipergunakan dalam kehidupan mereka,” ujar dia.

Dekan mengatakan, pada yusidium periode November 2018, itu diikuti oleh 164 orang, terdiri atas lulusan program Pascasarjana sebanyak 20 orang, Sarjana (99), dan Diploma III (45). Menurutnya, seluruh peserta yudisium mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Selain itu juga, Dekan meminta kepada lulusan mampu menciptakan lapangan pekerjaan guna membangun perekonomian bangsa serta mampu mengentaskan pengangguran.

"Setelah menjadi alumni jangan berfikir untuk memperebutkan pekerjaan di dunia industri, tetapi harus berfikir membuka lapangan pekerjaan baru untuk membangun perekonomian bangsa," kata dia.

Yusmart Dwi Saputra



Berita Terkait



Komentar